Bahas Percepatan Pembentukan BNNK, Dinsos Sidrap Koordinasi dengan BNN RI

Bagikan :

SIDRAP, MNC — Mendorong percepatan pembentukan instansi vertikal Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidrap, Dinas Sosial Kabupaten Sidrap melakukan pertemuan koordinasi dengan BNN RI, Jumat (18/6/2021).

Pertemuan berlangsung di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel.

Suprayogo SH., dari BNN RI mengatakan, BNK Sidrap menjadi salah satu prioritas pengalihan BNK menjadi BNNK.

“BNK Sidrap yang paling siap dan serius dalam mempersiapkan proses pengalihan menjadi instansi vertikal,” ujar Suprayogo.

Baca Juga :  PKK Sidrap Ikuti Webinar Revitalisasi Posyandu, Ini Tujuannya

Ia selanjutnya menyampaikan, pengalihan tersebut tinggal menunggu penetapan regulasi Kementerian PANRBĀ tentang Usul Pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota.

Suprayogo tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Sidrap atas insentitas dan komitmen dalam upaya pembentukan BNNK yang tidak pernah berhenti.

Sementara Sekretaris Dinsos Sidrap, Andi Bahari Parawansa, S.IP mengutarakan, Pemerintah Kabupaten Sidrap telah menyiapkan kelengkapan sarana prasarana pembentukan BNNK.

“Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga staf, termasuk hibah lahan dan sekretariat juga sudah dipersiapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kembangkan Lebah Tanpa Sengat, Bupati Sidrap Boyong Lektor Kepala Fakultas Kehutanan Unhas

Andi Bahari didampingi Kabid Rehsos Limjamsos, Hj. Nurhidayah, S.KM, M.Kes mengungkap, Dinas Sosial sebagai ujung tombak pengalihan, rutin melakukan konsultasi dengan BNN Pusat maupun BNNP Provinsi Sulsel.

“Ini sebagai percepatan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sidrap. Koordinasi sudah dirintis oleh Dinas Sosial bersama BNN Provinsi Sulsel sejak 2 tahun lalu,” terangnya.

Pertemuan koordinasi itu juga dihadiri Kepala Bagian Umum BNNP Sulsel, Jamaluddin, S.KM.

Baca Juga :  Dua TPS3R di Sidrap Diserahterimakan, Kadis Lingkungan Hidup Harapkan Ini

Tampak pula jajaran Dinsos Sidrap, yakni Kasi Rehsos Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Sukirman, S.Pt, M.AP, Analis Tata Usaha Dinsos Muhammad Fadly Saad Zikir, S.Pd, serta Staf Administrasi, Muhammad Arfan S.Sos. DP

Comment