MAJENE, MERPOS – Sebuah kabupaten, di Provinsi Sulawesi Barat terdapat salah satu Desa yang terkenal sejak dulu pada zaman Kerajaan sebelum Belanda datang di Indonesia, yaitu Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Kerajaan Pamboborang adalah Banua kaiyang atau wilayah hkekuasaannya, meliputi sampai ke Kota Majene sebagai pusat pengrajin pande besi.
Terbukti dengan banyaknya situs peninggalan sejarah, seperti Sokko tua melambangkan suatu kerajaan dan ribuan kuburan tua, yang terbuat dari batu lengkap dengan ukirannya yang berbeda beda, tersebar di wilayah perkampungan Pamboborang ini membuktikan kerajaan yang tertua di Majene. Pekuburan tersebut sudah terdaftar dikantor kebudayaan Kabupaten Majene.
Dengan semangat dan antusias Masyarakat Pamboborang dan keturunan yang berdarah Pamboborang yang berada diluar daerah, sepakat untuk membentuk Adat Pamboborang dinamai Komunitas Adat Pamboborang. Adapun wilayah Komunitas Adat Pamboborang diantaranya Dusun Pamboborang Selatan, Dusun Pamboborang Barat, Dusun Galung Paara Selatan, Dusun Galung Paara Barat, Lingkungan Mangge, l Lingkungan Kalasa, dan Dusun Konja.
Sudah dua kali diadakan Musyawarah di ruangan pola Kantor Desa Pamboborang, dihadiri tokoh masyarakat berbagai wilayah yang berdarah Pamboborang seperti dari Polewali Mandar, Sendana, Pamboang, pada Senin (7/7/2025). Rapat musyawarah masyarakat adat dalam rangka Revitalisasi Komunitas Adat Pamboborang, di ruang pola kantor Desa setempat.
Pembentukan Komunitas Adat ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Sejumlah warga yang hadir menyatakan harapan besar dengan keberadaan komunitas ini dapat menjaga nilai-nilai adat, sekaligus menjadi pelindung budaya dari pengaruh negatif yang bisa merusak sendi masyarakat.
Dengan dukungan penuh tokoh masyarakat mewakili dusun, lingkungan dan keluarga besar Pamboborang yang ada diluar Kabupaten Majene, sepakat untuk menandatangani berita acara pembentukan Komunitas Adat.
Harapan tokoh masyarakat yang berkesempatan hadir menyatakan bahwa, mari kita dorong dan mendukung sepenuhnya kepada anak-anak muda, dan saudara kita ikut terlibat dalam proses pembentukan Komunitas Adat, dan saling memberikan masukan demi kampung Pamboborang yang kita cintai. (JABAL NUR/MERPOS)












