TANGGAL 8 Agustus 2025 hari ini, tepat dua bulan terbentuknya Tim Kerja Normalisasi (TKN) Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Sulawesi Selatan (Sulsel), yang didirikan di Makassar Juni lalu.
Seakan tidak pernah berhenti, bahkan TKN semakin gigih dan intens beraksi. Usai menemukan sosok bakal calon Ketua DPD HIPAKAD Sulsel untuk 2025-2030, Andi Budi Pawawoi, seorang anak tentara yang terbilang sukses di dunia usaha.
Bukan itu saja, nama yang pernah mencuat yang pernah disuarakan pada zoom meeting, pada tanggal 3 dan 7 September 2024, di antaranya Andi Sudirman Sulaeman, Nurdin Abdullah, Andi Aslam Patonangi, Syahtriwahyuni Rukka dan Mardiana.
Namun, kandas. DPP HIPAKAD menginstruksikan tiga poin penting, Pertama, tidak ada lagi pembekuan. Kedua, pengurusan KTA langsung dari DPC ke DPP, dan ketiga, KTA di tangan DPD dibagikan ke DPC. Itulah kado, enam gabungan Dewan Pengurus Cabang.
Nah, timbul pertanyaan : dua bulan lamanya eksistensi TKN kini. Apakah tidak terulang lagi seperti di 2024 lalu dengan opsi berbeda di 2025? Santer terdengar istilah ‘Sepucuk Surat’ sudah ada sejak akhir Juli. Namun, Dewan Pengurus Pusat belum melayangkannya ke TKN, mengingat beberapa DPD lain juga tengah melakukan konsolidasi dengan masalah yang berbeda.

Mengingat ‘Sepucuk Surat’ dari DPP belum turun, hari ini, Jumat, 8 Agustus 2025, Ketua DPD HIPAKAD Sulsel, Orva Frans Karangan, masih aktif dan berangkat ke Toraja Utara untuk memenuhi undangan Ketua DPD Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Sulsel dalam rangka HUT PPAD ke-22 yang dipusatkan di Toraja Utara, pada 9 Agustus 2025, besok.
Menurut wanita paruh baya yang fisiknya terbilang masih sehat ini mengatakan, kalau memang dirinya diberhentikan sebagai Ketua HIPAKAD Sulsel harus ada buktinya. “Kami berharap pihak DPP memberi kesempatan ke kami untuk menyelesaikan masa bakti DPD HIPAKAD Sulsel hingga 2026,” pintanya.
Hal tersebut juga menjadi harapan Ketua DPD PPAD Sulsel, Brigjen TNI (Purn) H. Andi Baso Amirullah selaku Pembina HIPAKAD. Demikian perbincangan Orva Frans Karangan bersama MERPOS di atas kendaraan milik Pemprov Sulsel Nomor Polisi DD 8607 SI, menuju ke Rantepao, Toraja Utara untuk menghadiri HUT PPAD. (Bersambung)






