SIDRAP, MERPOS –– Mahasiswa semester III Program Studi Seni Kuliner sukses menuntaskan Final Praktik Mata Kuliah Bakery Pastry dengan memproduksi sebanyak 3.000 produk siap jual.
Capaian ini menjadi bagian dari penerapan model pembelajaran production based education yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata sesuai standar industri kuliner.
Final praktik tersebut dilaksanakan melalui Brillent Bakery, unit usaha di laboratorium produksi kampus yang berfungsi sebagai replika dunia industri. Melalui unit ini, mahasiswa tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga terlibat langsung dalam manajemen operasional, pengendalian kualitas, hingga penerapan standar kerja profesional.
Final Praktik Bakery Pastry menjadi uji kompetensi akhir yang menilai kemampuan mahasiswa secara menyeluruh, mulai dari perencanaan produksi, pengolahan bahan, penerapan sanitasi dan keamanan pangan, hingga kesiapan produk untuk dipasarkan.
Beragam produk bakery dan pastry berhasil dihasilkan, seperti roti, cake, dan aneka pastry, yang diproduksi sesuai standar kebersihan dan mutu sehingga layak dipasarkan kepada konsumen.
Ketua Program Studi Seni Kuliner, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., Ahad (25/Januari/2025) mengatakan bahwa penerapan production based education melalui Brillent Bakery merupakan strategi prodi dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman industri yang nyata dan terukur.
“Melalui model pembelajaran ini, mahasiswa tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga dilatih mengembangkan 21st Century Skills, seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah. Ini menjadi bekal penting agar lulusan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja,” ujarnya.
Melalui Final Praktik Bakery Pastry ini, mahasiswa tidak hanya dinyatakan lulus secara akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri kuliner. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Seni Kuliner dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di pasar kerja global. IRJAS/DP








