Akbar Faisal Menyurat ke Pihak Berwenang. Karena Macetnya Laporan, Dugaan Korupsi Di SulSel

Spread the love

JAKARTA, MNC — Anggota DPR RI Akbar Faisal, di kabarkan telah mengedarkan surat terkait dugaan, korupsi infrastruktur di berbagai daerah se – Sulawesi Selatan.

Surat itu beredar di berbagai grup WhatsApp sempat diterima MERPOSNEWS.COM Selasa (11/6/2019)

Berdasarkan isi redaksinya, surat itu di keluarkan menindaklajuti. Adanya eskalasi pemberitaan terkait macetnya laporan, dugaan korupsi di berbagai daerah.

Salah satunya adalah, dugaan korupsi jembatan Bamba, di Kecamatan Batu Lappa Kabupaten Pinrang.

Menanggapi hal itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pinrang Alamsyah, belum bisa berkomentar terkait surat itu.

Kami tidak bisa komentari, karena surat tersebut belum sampai pada kami, katanya saat dikomfirmasi,Selasa (11/2/2019).

Namum terkait kasus jembatan tersebut, ucap Alamsyah, sejauh ini ada dua yang paling bertanggung jawab atas hal itu.

Keduanya adalah Ir Gamri selaku Konsultan Perencana dan pengawas, serta H Muhammad Zain alias H Laulu selaku rekanan proyek, jelasnya.

Menurut Alamsyah, dirinya pun belum bisa memastikan. Apakah ada potensi tersangka baru dalam kasus itu.

Kasus ini bergulir tahun 2011, saya baru satu tahun disini. Berdasarkan yang saya pelajari, dua orang itulah yang paling bertanggung jawab, paparnya.

Informasi yang dihimpun, Kejari Pinrang telah melakukan eksekusi terhadap kedua tersangka.

Setelah dijatuhi vonis ditingkat Pengadilan Tipikor dan Pengadilan Tinggi. Kedua terpidana memilih jalur banding kasasi ke Mahkamah Agung.

Berdasarkan hasil putusan kasasi MA yang turun tahun 2016 silam. Terrpidana Ir Gamri dijatuhi 5 tahun penjara, dan dieksekusi Kejari Pinrang.

Adapun untuk terpidana H laulu telah dieksekusi di kediamanya, oleh Tim Seksi Pidana khusus (Pidsus) Kejari Pinrang. Untuk di bahwa ke Lapas klas 1 Makassar pada tahun 2018 silam.

Putusan Kasasi MA terhadap yang bersangkutan itu. Turun di pertengahan tahun 2018, dengan vonis 7 tahun penjara.
(ASWAR AZHAR/MNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *