Bupati Laura : Jangan Pelit Ilmu, Kedua Pejabat Sertijab

Spread the love

NUNUKAN, MNC – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nunukan H. Hanafiah, mengaku siap dicopot dari jabatannya jika tidak bisa berprestasi dengan baik.

Kesiapan tersebut disampaikan pada saat Acara Serah Terima Jabatan, dari Juni Mardiansyah kepada H. Hanafiah. Diruang Pertemuan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Selasa (13/8/2019)

Hadir dalam serah terima jabatan tersebut Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, beberapa pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, staf dan tenaga honorer di DPMPTSP.

Dalam kesempatan itu, Hanafiah juga menyatakan siap bekerja lebih keras, dan lebih baik dari Juni Mardiansyah. Meskipun usianya terbilang jauh lebih tua.

“Karena jabatan ini amanah yang harus saya laksanakan sebaik – baiknya, maka kalau Pak Juni Mardiansyah bisa berlari 100 km/jam maka saya akan berlari 120 km/jam,” kata Hanafiah yang disambut tepuk tangan.

Cuma, menurutnya, ada satu syarat yang harus dipenuhi jika ingin DPMPTSP bisa bergerak cepat, yaitu, dukungan dan kerjasama yang baik SKPD.

“DPMPTSP ini tidak akan bisa berbuat apa – apa jika tidak mendapat dukungan, karena penerbitan sebuah perijinan selalu membutuhkan support, seperti Dinas PU untuk penerbitan IMB, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya,” ujar Hanafiah.

Sementara Juni Mardiansyah menyampaikan bahwa, dirinya sengaja membuat tradisi baru. Saat melakukan serah terima jabatan, yaitu melakukan presentasi tentang gambaran umum DPMPTSP. Kepada Kadis yang akan menggantikannya.

“Tujuannya supaya pejabat yang baru memiliki gambaran umum lebih awal, tentang berbagai persoalan yang akan dihadapi di DPMPTSP,” ujar Juni Mardiansyah.

Bupati Laura dalam arahannya, meminta kepada para pejabat yang melakukan serah terima. Agar saling membuka diri dan bertukar pengalaman.

Juni Mardiansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP selama 8 tahun, menurut Laura, bisa membagi pengalamanya kepada Hanafiah.

Demikian pula sebaliknya, Hanafiah yang pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda. Selama hampir 7 tahun, bisa membagi ilmunya kepada Juni Mardiansyah, pesannya Bupati.

“Karena dinamika, persoalan yang muncul, dan regulasi yang selalu berubah–ubah, diperlukan saling bertukar ilmu dan informasi, jangan pelit ilmu, berbagilah untuk kepentingan bersama,” kata Laura.

Sektor perijinan sebagai garis terdepan dalam menjaring investasi, menurut Laura, harus cepat bergerak dan menyesuaikan diri terhadap berbagai perkembangan.

“Selama 3 tahun menjabat sebagai Bupati, dan beberapa kali mengikuti pertemuan Kepala Daerah dengan Presiden Jokowi, 90 persen diantaranya pasti yang dibahas soal perijinan, menandakan betapa pentingnya sektor ini untuk menarik investasi,” ujarnya.

Hal lain yang juga dipesankan kepada DPMPTSP adalah, agar menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Maupun tenaga honorer yang ramah, smart (pintar), dan murah senyum di pos pelayanan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merasa senang dan merasa terlayani dengan baik.

(SYAWAL/HUMAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *