Eksekusi Lahan, Berhasil Diredam Polres Enrekang

Spread the love

ENREKANG, MNC – Personil Polres Enrekang didampingi Personil Polsek Alla. Melaksanakan Kegiatan Pengamanan Putusan Pengadilan (Eksekusi) yang berlokasi di Jalan Pasanggarahan, Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.

Eksekusi tanah kering (tanah kebun) seluas kurang lebih 22 Hektare oleh Pengadilan Agama Enrekang.

Obyek yang dieksekusi adalah, tanah perkara antara Penggugat Ernawati Binti Menggang. Melawan Drs.Tajuddin Bin Menggang, yang mana dalam amar putusan PA Enrekang.

“Telah menetapkan tanah kebun objek sengketa seluas 22 are, akan dikeluarkan sebanyak 5 are, untuk diserahkan kepada para Penggunggat.

Hadir dalam kegiatan tersebut. Kabag Ops Polres Enrekang Kompol Muhajir, Kapolsek Alla AKP Tu’ba Ta’bilangi Patanggu, Kasat Intelkam Iptu Edi Sulistiono, KBO Satsabhara Polres Enrekang Ipda Maga.

Juga Panitera Pengadilan Agama Muhammad Tang, SH, Lurah Kalosi Ansar, S.Pd, Seksi PMPP Kantor Pertanahan Ervan Tangke Tonglo, SH, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalosi Briptu Suhardiman.

Serta turut hadir Pihak Tergugat (pemohon Eksekusi), Pihak Penggugat (termohon Eksekusi).

Sebelum Eksekusi dimulai, para Personil Pengaman yang terdiri dari personil Polres Enrekang dan Polsek Alla. Melakukan AAP (Acara Arahan Pimpinan) oleh Kabag Ops Polres Enrekang Kompol Muhajir, untuk dijelaskan cara bertindak dan tugas masing-masing Aparat.

Kemudian pihak pengadilan Agama Enrekang melalui Panitera. Membacakan surat keputusan Pengadilan Agama, tentang pelaksanaan Eksekusi. Dilanjutkan dengan penetapan batas lahan, oleh pihak Pengadilan Agama Enrekang.

Selesai melakukan penetapan batas tanah, diteruskan penebangan pohon. Yang ada didalam lokasi lahan Eksekusi tersebut, oleh PA.

Kapolres Enrekang AKBP. Ibrahim Aji, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Muhajir mengatakan bahwa, Kegiatan pengamanan diawali dengan apel bersama.

“Proses Eksekusi menggunakan alat chain saw dan parang, untuk meratakan tumbuhan yang berada di lokasi yang disengketakan,” ujarnya pada Kamis (15/8/2019).

“Kita melakukan pendekatan kepada pihak termohon, dengan harapan bisa meredam emosi dan amarah termohon, dan Alhamdulillah bisa berjalan lancar,” ujarnya Kabag Ops.

Eksekusi oleh juru sita Pengadilan Negeri Kabupaten Enrekang. Diawali dengan pembacaan hasil putusan Pengadilan Negeri Kabupaten Enrekang.

Dari hasil pemantauan MERPOSNEWS.COM Hingga Jum’at 16 Agustus 2019 masih kondusif.

(BAHRI LAYYA/MNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *