Ekspor Rumput Laut Nunukan, Kembali Dilakukan Usai Lebaran.

Spread the love

NUNUKAN, MNC – Usai melakukan inspeksi dan pemantauan terhadap Gudang SRG. Yang saat ini menjadi tempat penyimpanan rumput laut PT. Sebatik Jaya Mandiri (PT. SJM), Tim inspeksi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltara, pastikan akan keluarkan Rekomendasi untuk penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) kepada PT. SJM.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Fasilitasi Ekspor-Impor Dinas Perdagangan Nunukan, Saparuddin, SE, selepas mendampingi Tim tersebut beberapa waktu lalu.

Menurut Saparuddin, kewenangan penerbitan SKP sendiri ada pada Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Propinsi hanya berwenang menerbitkan surat Rekomendasi.

SKP merupakan salah satu syarat untuk terbitnya Sertifikat HACCP perikanan, yang dikeluarkan oleh Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (BKIPM-KKP RI), terangnya Saparuddin.

“Insya Allah, setelah semua persyaratan teknis terpenuhi dan dokumen dinyatakan lengkap, kami kembali akan melakukan ekspor rumput laut usai lebaran,” tutur Ir HM Arief, Direktur PT. SJM saat dihubungi melalui telepon.

“Pada kegiatan ekspor perdana beberapa waktu yang lalu, pihaknya masih mendapatkan izin dari otoritas Karantina, dengan menunjukkan dokumen HACCP dan SKP dalam proses, kepada petugas Pos Karantina Perikanan,” ungkapnya.

Kebijakan tersebut dibenarkan oleh Kepala Pos Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan Wilayah Kerja Nunukan Nugroho Sasongko Aji, saat ditemui di kantornya beberapa waktu yang lalu.

Menyampaikan kebijakan seperti ini memang dapat dilakukan untuk ekspor perdana. Tapi sesuai prosedur yang berlaku. Kebijaksanaan tersebut, hanya berlaku satu kali saja. Pada ekspor selanjutnya, persyaratan harus sudah dilengkapi, pungkas Nugroho.

Kepastian akan dilakukan ekspor usai lebaran. ditegaskan kembali pihak PT. SJM yang disampaikan Badawi melalui Kepala Dinas Perdagangan Ir Jabbar MSi, pada saat melakukan pemantauan di Gudang SRG Mansapa tanggal 28 Mei 2019.

“Saat ini, kami masih terus membeli rumput laut dari pembudiya maupun pedagang, tapi memang kami lakukan lebih selektif mengingat kualitas rumput mengalami penurunan akibat banyaknya lumut,” jelasnya Badawi.

Dikatakan, Saat ini, pihaknya membandrol harga rumput laut, pada kisaran 17 ribu rupiah hingga 18 ribu rupiah per kilogramnya. Namun harga akan dinaikkan jika kualitasnya lebih baik lagi.

Badawi memperkirakan bahwa kualitas panen rumput laut pasca lebaran. Akan membaik sehingga pihaknya baru memaksimalkan pembelian rumput laut setelah umat Islam merayakan Idul Fittri 1440.Hijriah.

Berdasarkan keterangan Dinas Perdagangan Nunukan bahwa, dokumen SKA (Surat Keterangan Asal) yang diterbitkan oleh Dinas Perdagangan Nunukan, telah dilakukan ekspor sebanyak 2 kali.Yang pertama sebanyak 62 ton dengan tujuan ekspor Korea, selanjutnya 61 ton tujuan yang sama.

Adapun ekspor tersebut, dilakukan satu kali sebelum dilakukan launching, 1 kali saat dilakukan launching oleh Bupati Nunukan dan direncanakan 1 kali setelah lebaran.

“Bahkan sebelum dilakukan launching sudah dilakukan beberapa kali ekspor, hanya Surat Keterangan Asalnya (SKA) waktu itu diterbitkan dari Surabaya, jadi kalau dari dokumen SKA yang diterbitkan oleh Dinas Perdagangan maka sudah 2 dua kali, dan sekali lagi setelah lebaran, tinggal tunggu SKP terbit yang diproses oleh Dinas Perdagangan Provinsi”, imbuh Saparudin.

Dengan Keterangan Dinas Perdagangan tersebut. Maka hal ini menampik pemberitaan tidak benar. Yang memberitakan bahwa, ekspor rumput laut Nunukan hanya dilakukan satu kali dan setelah itu mandek.

“Diingatkan, Perlu kerjasama semua pihak, agar ekspor rumput laut di Nunukan dapat berjalan lancar, termasuk pemberitaan yang benar, karena juga turut berpengaruh terhadap kelancarannya,” tutur Hasan Basri, Kabag Humas dan Protokol Kepada Awak Media.

(SYAWAL/MNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *