PAREPARE – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,2 mengguncang wilayah Parepare, Sulawesi Selatan, pada Jumat malam (13/3/2026).
Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melalui akun resmi media sosialnya.
Dalam laporan awal, BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 21.43 WIB atau 22.43 Wita.
“Gempa Mag: 2.2,” tulis BMKG melalui akun X resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Berdasarkan data sementara BMKG, gempa tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 19 kilometer.
Titik koordinat gempa berada pada 4.13 lintang selatan dan 119.54 bujur timur, atau sekitar 16 kilometer barat daya Kota Parepare.
Meski tergolong gempa berkekuatan kecil, informasi ini tetap disampaikan sebagai bagian dari pemantauan aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Selatan.
BMKG menjelaskan bahwa laporan awal gempa biasanya mengutamakan kecepatan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Karena itu, data yang dirilis pada tahap awal masih dapat mengalami perubahan setelah proses analisis lanjutan.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Gempa dengan magnitudo di bawah 3 umumnya tergolong gempa mikro atau gempa kecil yang sering kali tidak dirasakan masyarakat.
Namun demikian, BMKG tetap memantau aktivitas kegempaan sebagai bagian dari sistem peringatan dini dan pengamatan geologi di wilayah Indonesia.
Sebagai negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, wilayah Indonesia memang memiliki aktivitas tektonik yang cukup tinggi.
Meski demikian, gempa kecil seperti yang terjadi di Parepare ini biasanya tidak menimbulkan dampak kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.








