BULUKUMBA, MERPOS – Pohon Kakao, merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peluang usaha dan nilai ekonomi yang tinggi. Bayangkan saja, kakao yang merupakan bahan baku cokelat yang bisa panen tiap hari. Ya, Kakao berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim.
Dalam budidaya kakao tak perlu menunggu waktu lama untuk memanen buah cokelat dari pohonnya, proses pemanennya pun bisa dilakukan tiap hari jika sudah ada kakao yang tua atau siap panen.
“Cokelat saat ini sudah hampir menjadi kebutuhan banyak orang. Setiap makanan dan minuman yang kita santap sehari -hari, sedikit banyak mengandung cokelat. Tak hanya makanan dan minuman, cokelat juga mulai merambah dunia farmasi dan kosmetik atau kecantikan.
Karena inilah, Yubar Abbas, Ketua DPD Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (P3AD) Sulsel, kepada MERPOS, Ahad (11/5/2025), “Yakin peluang usaha, mampu menjadi produk unggulan wirausaha agrobisnis warga Dusun Pangi -Pangi, Desa Swatani, Kecamatan Rilau, Kabupaten Bulukumba,” yang merupakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.
Saat memantau panen disertisifikasi tanan, Yubar dibersamai Bendahara DPD P3AD Sulsel Cia, Ketua DPC P3AD Bulukumba Siswanto, Sekcab Bahri Aamiin, “Sangat apresiasi atensi inovatif kreasi Pengurus DPC Bulukumba, semoga berkelanjutan sesuai konsep Ketua Umum DPP.”
Juga, dikatakan Yubar didampingi Ketua DPC P3AD Bulukumba Siswanto bahwa, Tanaman Porang memiliki keuntungan yang besar dengan manfaat mengandung karbohidrat, lemak, protein mineral, vitamin, serat pangan, kristal kalsium oksalat dan alkaloid.

Porang banyak digunakan sebagai bahan baku tepung, penjernih air, kosmetik, pembuatan lem dan jelly yang beberapa tahun terakhir diekspor ke negeri Jepang.
Salah satu kandungan terbesar di dalam porang adalah glukomanan yang merupakan serat alami dan larut digunakan sebagai bahan dasar mengakibatkan rasa pahit dan gatal. Sehingga Porang harus diolah dengan baik dan benar sebelum menjadi bahan pangan. (IRJAS/MERPOS)












