Korban Keganasan OPM Papua, Bupati Gowa Datang…

Spread the love

 

GOWA, MNC – Dimana pun kita berada, pasti akan berakhir dengan kematian (QS. An-Nisaa’: ayat 78). Inna Lillahi wa Inna Lillahi Roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Saudara Muhamnad Agus. Muhammad Agus adalah salah satu warga Kabupaten Gowa dan merupakan saudara kita semua.

Tangis pilu menyayat hati. Dari semua keluarga dan handai tolan.Ketika mengetahui kepastian Muhammad Agus telah meninggal, Kamis (6/12/2018) sore.

Alm Muhammad Agus (25), merupakan anak sulung dari empat bersaudara. Keberadaannya di Papua, sebagai pekerja proyek jembatan trans Papua. Dibawah naungan PT Istaka Karya. Dirinya menjadi salah satu korban setelah diidentifikasi oleh kepolisian.

Setelah berkoordinasi dan mendapat kepastian, dari kesimpang-siurannya berita. Akhirnya Bupati Gowa pun melayat, ke rumah Agus, korban keganasan OPM Papua.

Pemkab Gowa melalui Bupatinya, Adnan Purichta Ichsan,yang selalu peduli pada rakyatnya, menyampaikan belasungkawanya pada keluarga Alm Muhammad Agus.

Alm adalah warga asal Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Merupakan korban dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM), di Kabupaten Nduga Papua, 2 Desember 2018.

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, diungkapkan saat orang yang merupakan Top Leader di Gowa ini melayat ke rumah duka, di Dusun Botong, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungayya, Jumat (7/12).

Adnan menegaskan, kejadian yang menimpa Agus. Adalah kejadian yang sangat disesalkan.

“Kami bersama jajaran Pemkab Gowa.Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.Atas meninggalnya saudara kita Agus. Tentu kita semua menyesalkan kejadian ini,dan memiliki perasaan sama atas kejadian tersebut. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kesabaran. Dan menyerahkan semuanya kepada negara khususnya TNI, Polri. Dalam rangka memberikan ganjaran setimpal terhadap kebiadaban pelaku,” tutur Adnan dengan aura, kesedihan menyelimuti wajahnya.

Dijelaskannya, dirinya mendengar kabar penembakan Agus lima hari lalu. Namun belum jelas karena jenazah korban belum diindetifikasi.

“Kalau dengar musibah ini sudah lima hari lalu. Tapi kabarnya masih simpang siur. Jadi belum bisa dikatakan korban tersebut orang Gowa. Kami koordinasi terus, dan baru kemarin bisa dipastikan. Ternyata betul Agus ini warga kita,” jelasnya.

Dikatakannya, Jenazah Agus rencananya akan tiba di Pangkalan TNI-AU Lanud Hasanuudin pukul 18:20 Wita, sehingga diperkirakan tiba dikediamannya di Bungayya Pukul 21:00.

“Kami harap setelah jenazah tiba, bisa langsung dimakamkan. Karena telah beberapa hari lalu meninggalnya. Semoga keluarga alm diberi ketabahan dan keikhlasan, dalam menghadapi musibah ini,” terang Adnan dengan kesedihan yang mendalam.

Sebagai wujud nyata kepeduliannya, Adnan Purichta Ichsan berjanji. Akan memberikan bantuannya kepada keluarga alm. (Syahrir.AR/MNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *