KPU Pinrang Gelar Rakor Bahas Masalah Kampanye dan APK

Spread the love

PINRANG, MNC. – Dalam rangka menghadapi masa kampanye untuk Pileg, DPD dan Pilpres 2018/2019, KPU Kabupaten Pinrang mengadakan rapat koordinasi stakeholder Pemilu, termasuk Parpol peserta Pemilu 2019.

Rakor tersebut berlangsung di Media Centre Kantor KPU Pinrang Jl. Bintang No. 6 Kel. Maccorawalie Kec. Watang Sawitto Kab. Pinrang, Selasa, 25 September 2018 pukul 20.40 wita

Pertemuan yang bersifat Rapat Koordinasi dan Sosialisasi PKPU Nomor 23 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 28 Tahun 2018 serta Juknis Fasilitasi Metode Kampanye Tahun 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain; Ketua KPU Kab. Pinrang Mansyur Hendrik, SS, M. Si, Rustan Bedmant, S.Pd (divisi SDM dan Parmas), Alamsyah, SH (divisi hukum), Hasbar, S. Kom (divisi Teknis). Hadir dari Bawaslu;
Rifah Wardana (divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga), Andi Fitriani Bakri (Divisi SDM dan Organisasi). Kabag Ops Polres Pinrang KOMPOL Lateng, SH, Para PPK Kab. Pinrang,
Para Pimpinan Partai Politik peserta Pemilu Tahun 2019 Kab. Pinrang.

Ketua KPU Kab. Pinrang Mansyur Hendrik, SS. M.Si saat memimpin Rapat Koordinasi menyampaikan; akan melaksanakan rapat koordinasi tentang Sosialisasi PKPU Nomor 23 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 28 Tahun 2018 serta rapat persiapan pembuatan Alat Peraga Kampanye.

Berdasarkan surat yang kami kirim kepada parpol terkait desain Alat Peraga Kampanye, kami baru menerima desain dari 6 parpol, inipun masih ada yang belum terkoneksi mengenai pelaksanaan kampanye.

Setelah penyampaian kata pengantar, Ketua KPU Pinrang mempersilahkan kepada Anggota KPU Pinrang divisi SDM dan Parmas RUSTAN BEDMANT S.Pd untuk menjelaskan PKPU Nomor 23 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 28 Tahun 2018 serta Juknis Fasilitasi Metode Kampanye Tahun 2018 yang dilanjutkan diskusi dengan peserta rapat koordinasi.

Penjelasan Anggota KPU Pinrang divisi SDM dan Parmas RUSTAN BEDMANT S.Pd antara lain :

a. Materi kampanye yang akan disampaikan kepada masyarakat secara lisan atau tertulis harus dengan cara Sopan, tertib, mendidik, bijak, dan beradab, serta tidak Provokasi.

b. Apabila tidak menyerahkan daftar nama petugas Kampanye ke KPU sebelum melaksanakan kampanye maka tidak diperbolehkan melakukan kampanye.

c. Metode dan Masa Kampanye yakni sbb :
1) Terbatas
2) Tatap muka 23 September 2018 s.d 13 April 2019.
3) Penyebaran Bahan Kampanye 23 September 2018 s.d 13 April 2019.
4) Pemasangan APK 23 September 2018 s.d 13 April 2019.
5) Iklan Media Cetak, Elektronik dan Media dalam Jaringan. 24 Maret s.d 13 April 2019
6) Rapat Umum 24 Maret s.d 13 April 2019
7) Kegiatan lainnya yang tidak melanggar seperti kegiatan lomba hanya 3 (tiga) kali selama masa kampanye 23 September 2018 s.d 13 April 2019.

d. Seluruh Parpol Peserta Pemilu mendapatkan waktu sebanyak 70 kali kampanye.
e. Ketentuan Rapat Terbatas Maksimal 3.000 orang untuk tingkat Nasional, 2.000 orang untuk tingkat Provinsi dan 1.000 orang untuk Tingkat Kabupaten /Kota
f. Pemasangan APK tanggungjawab Peserta Pemilu.
g. Nilai barang secara akumulatif paling tinggi seharga Rp 1.000.000 (satu juta rupiah)

Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dari Anggota Bawaslu Kab. Pinrang divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga RIPAH WARDANA SE, SH dan Kabag Ops Polres Pinrang Kompol Lateng, SH.(Aswar Azhar/Ika).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *