Lapor Komisi Pencegahan Rasuah 23 Sopir Bus Nadiputra di Pecat

Spread the love

PUTRAJAYA, MNC. – Sebanyak 23 orang sopir bus Syarikat Nadiputra yang diberikan surat pemberhentian layanan secara tiba tiba oleh majikan mereka, Rabu kemarin, setuju untuk kembali bertugas seperti biasa.

Presiden Kesatuan Pemandu Bas Nadi Putra, Noorhisham Nuruddin berkata, persetujuan itu dicapai setelah perbincangan dilakukan dengan Kementerian Tenaga Manusia.

“Jika ditanya sama ada untuk teruskan (bekerja dengan Nadiputra) atau tak, kami secara jujur sudah malu dan tiada semangat untuk meneruskannya.

“Bagaimanapun, kami akan terus melayani kerena mengambil tentang kepentingan warga Putrajaya dan imej kerajaan di pusat administrasi negara ini,” katanya mewakili semua pekerja terlibat.

Beliau berkata demikian mengulas perkembangan kasus 23 sopir bas Nadiputra yang diberhentikan layanannya Rabu kemarin setelah terlibat dalam laporan kepada Suruhanjaya (komisi) Pencegahan Rasuah (korupsi) Malaysia (SPRM) mengenai isu penyelewengan dan salah guna kuasa syarikat (perusahaan).

Sementara itu, Noorhisham mengakui aneh apabila 23 orang saja staf yang diberikan surat penamatan penghentian layanan. Padahal jumlah kakitangan yang berkumpul ketika laporan dibuat kepada SPRM, Selasa malam sebanyak 122 orang.

“Kami gesa kerajaan menerusi Kementerian Wilayah supaya dapat ambil alih semula pengurusan kerana pasukan sedia ada terbukti lemah,” katanya dalam sidang media di sini, hari ini.

Sementara Sumber Kementerian Wilayah mengesahkan (konfirmasi) majikan ketika pertemuan bersama Jabatan Perhubungan (departemen Perhubungan) Perusahaan Rabu petang, bersetuju menerima semula pekerja dengan syarat mereka dilindungi daripada sebarang (apa pun) tindakan.

“Majikan terlepas pandang (mengabaikan) prosedur dan pemecatan yang dilakukan adalah tidak sah,” katanya. (SJ/Ika).

PRESIDEN Kesatuan Pemandu Bas Nadi Putra, Noorhisham Nuruddin (tengah) pada sidang media di Putrajaya, kemarin. (Foto/ist).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *