MAJENE, MERPOS – Muh.Asri Albar, SE, M.Si merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, adalah mantan Pejabat, di Kabupaten Majene.
Selama menjabat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) rekam jejaknya patut diacungi jempol, dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah kabupaten Majene. Berbekal pengalamannya, kembali mengabdi sebagai wakil rakyat demi memperjuangkan aspirasi rakyat di daerahnya.
Menurut Muh Asri bahwa, Eksekutif itu berfungsi sebagai pelaksana, sementara Legislatif menjalankan pengawasan. Namun keduanya adalah mitra dalam menjalankan roda pemerintahan, ujarnya kepada MERPOS, di rumah kediamannya, Rabu (5/3/2025).
Menurut Legislator Partai Nasdem, tugas kami pertama melaksanakan Reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan untuk menjaring aspirasi masyarakat, yang kemungkinan belum sempat tercover di Musrenbang, sehingga dapat diperjuangkan pada pembahasan Pokok Pikiran (Pokir) di DPRD.
Dikatakan juga, telah dibahas di Forum bersama pemerintah daerah, tentang program kedepan yang mengarah pembangunan infrastruktur, kemudian penanggulangan kemiskinan, seperti memberikan bantuan kepada masyarakat nelayan, petani dan membantu modal kepada pedagang kaki lima.
Namun jujur saya katakan bahwa, belum bisa terpenuhi secara maksimal sesuai harapan masyarakat, di akibatkan keterbatasan anggaran dimiliki pemerintah. Mengingat perampingan anggaran atau efesiensi anggaran. Apalagi di Majene ini, pendapatan daerah cukup kecil, dan ini menjadi tantangan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, intinya tidak berbanding lurus antara apa dibutuhkan masyarakat dengan kesediaan dana yang ada di pemerintah daerah, ungkap Mantan Kadis Dukcapil Majene.
Bagi Muh Asri sesuai pengalamannya saat menjabat Kadis Sosial bahwa, selama ini banyak difasilitasi masyarakat dikirim Pelatihan ke Provinsi diluar Sulbar, untuk peningkatan SDMnya setelah selesai pelatihan kembali ke daerah, tentu yang dibutuhkan modal untuk pengembangan sesuai apa yang didapatkan selama pelatihan.
“Jadi kalau ini program pemerintah ditindak lanjuti, tentu dalam mengatasi angka pengangguran dan mengurangi kemiskinan akan terwujud,” tandas Muh. Asri. (JABAL NUR/MERPOS)






