SIDRAP, MERPOS — Untuk memaksimalkan penyerapan hasil produksi pertanian pada musim pengadaan pangan tahun ini, Bulog Sidrap, Sulawesi Selatan menyarankan pihak penggilingan beras selaku mitra kerja untuk membangun gudang penampungan yang memadai.
“Hal ini dimaksudkan agar para penggilingan tidak kewalahan nantinya menampung hasil produksi petani saat musim panen tiba,” ujar Ivan Faisal, Pemimpin Cabang Bulog Sidrap saat memantau pembangunan gudang di Kecamatan Watangpulu dan Baranti, Kabupaten Sidrap, Kamis (8/1/2026).
Pertama, Ivan mengunjungi lokasi proyek gudang milik CV Agus SL di Kelurahan Uluale, Kecamatan Watangpulu. Di tempat ini, nampak areal yang sementara dibanguni gudang permanen seluas 23 x 58 meter dengan kapasitas penampungan 3.500 hingga 4.000 ton.
“Berdasarkan estimasi, gudang ini akan rampung pengerjaannya pada Februari 2026 mendatang. Jadi, timingnya sangat cocok karena musim panen perdana tahun ini akan berlangsung pada bulan Maret,” lontar Ivan diamini Agusfian H. Kadir, Owner CV Agus SL.
Dalam kesempatan ini, Ivan bersama rombongan turut memantau pembuatan gudang milik CV Cahaya Pammase 2 yang juga berada di Kelurahan Uluale. Gudang ini sedikit lebih luas ketimbang milik CV Agus SL karena memiliki luas 35 x 70 meter. “Daya tampungnya mencapai 5.000 hingga 6.000 ton,” papar Ivan didampingi Direktur CV Cahaya Pammase 2, Muhammad Tahir.

Selain di Uluale, CV Cahaya Pammase juga tengah membangun sebuah gudang permanen di Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti. “Bedanya, gudang penampungan seluas 32 x 42 meter ini hanya berkapasitas 4.000 hingga 4.500 ton,” kata Ivan.
Menurutnya, pembuatan gudang milik swasta ini menunjukkan dukungan penuh pengusaha penggilingan beras di Bumi.Nene Mallomo terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat di bawah komando Presiden Prabowo Subianto.
“Kami memiliki mitra kerja sekitar 30 penggilingan beras di Sidrap. Semuanya kami sarankan agar membuat gudang untuk digunakan sendiri menampung hasil produksi pangan yang diperkitakan akan kembali melimpah tahun ini,” jelas Ivan.
Kendati begitu, untuk 2026 ini, pihak Bulog Sidrap belum menentukan target pencapaian pengadaan gabah maupun beras. “Sementara disusun rencana programnya. Mungkin tidak jauh beda dari target di tahun sebelumnya,” ungkap Ivan Faisal. IRJAS/DP

Berikut Pencapaian Kinerja Bulog Sidrap Tahun 2025
1. Pengadaan Beras
Target = 17.459 ton
Realisasi = 29.212 ton
Persentase = 167 persen
2. Pengadaan Gabah
Target = 131.584 ton
Realisasi = 146.757 ton
Persentase = 112 persen
3. Potensi Penyimpanan Gudang Milik Mitra = kurang lebih 88.000 ton
4. Kapasitas penyimpanan Gudang Milik Bulog 39.500 ton.












