Mengapa Bupati Laura, Sering Telpon Direktur RSUD Nunukan? Begini Sebabnya.

Spread the love

NUNUKAN, MNC –Berdasarkan Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, UU No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit dan Permenkes 1144/ Menkes/ Per/ VIII/ 2010 tentang organisasi dan tata kerja Kementerian Kesehatan. Akreditasi mengandung arti suatu pengakuan yang diberikan pemerintah, kepada Rumah Sakit karena telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Rumah Sakit yang telah terakreditasi, mendapat pengakuan dari Pemerintah, bahwa semua hal yang ada di dalamnya sudah sesuai dengan standar. Sarana dan prasarana yang dimiliki rumah sakit, sudah sesuai standar. Prosedur yang dilakukan kepada pasien juga sudah sesuai dengan standar.

Seperti yang telah di lakukan oleh RSUD Nunukan, yang berusaha untuk mendapatkan pengakuan dari Pemerintah, dengan mendatangkan Tim Akreditasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yaitu, dr. Nugroho Tjandra Wibisono, Sp. Rad, MM, Ns. Ni Kade Murtini, S. Kep dan Drg. Pipiet, Sp. Ort, MPH.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yofie F Wowour bersama Kepala Dinas Kesehatan Dr. Meinstar Tololiu dan Direktur RSUD dr. H. Dulman L. Sp. OG. M. Kes beserta 400 staf dan dokter. Menerima Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit Kementerian RI di RSUD Nunukan, dengan berbagai sajian tari massal, Senin (20/05/2019)

Direktur RSUD dr. H. Dulman L. Sp. OG. M. Kes berharap, semoga dengan adanya Survey Akreditasi ini. Dapat meningkatkan mutu serta keselamatan pasien di RSUD Kabupaten Nunukan.

Dijelaskannya bahwa, adanya peningkatan kualitas pelayanan yang di dukung SDM, serta alat yang memadai bukan karena semata-mata karena Akreditasi. Tetapi memang karena di harapkan RSUD Nunukan, yang paling unggulan di Kalimantan Utara.

“Karena memang kita harus meningkatkan mutu dan kualitas, bukan semata-mata karena Akreditasi,” pungkas Dulman.

Direktur RSUD juga berterima kasih kepada Bupati Nunukan, atas dukungan serta suffort nya selama ini yang menginginkan RSUD berstandar Nasional. Karena RSUD Nunukan selalu dibandingkan dengan Rumah sakit Negara tetangga Tawau – Malaysia.

“Hampir tiap hari saya di Telpon Bupati Laura terkait progres Akreditasi, dalam artian memenuhi standar pelayanan kepada pasien, menurut Bupati SDM dan pelayanan RSUD Nunukan harus di tingkatkan,” ungkapnya Pak dokter.

(SYAWAL/HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *