WANITA hebat itu mampu melukis kekuatan melalui proses kehidupan. Wanita hebat bukan karena dia cantik atau kaya. Bukan pula karena dia pintar dan bukan juga karena ada lelaki gagah di sampingnya.
Tapi, wanita hebat itu mampu terus berdiri menyelesaikan masalah. Wanita hebat mampu melukis kekuatan melalui proses kehidupan suka dan duka.
Wanita tangguh, seorang perempuan yang kuat, berpendirian, mandiri, dan tidak menyerah menghadapi tantangan hidup. Ia memiliki kemampuan maju dengan keteguhan. Bahkan jejaring pun digerakkan. Untaian kalimat tersebut, layak disandang Ketua DPD Himpunan Putra Putri Angkata Darat (HIPAKAD) Sulawesi Selatan, Orva Frans Karangan.
Testimoni kehebatan dan ketangguhan anak jenderal TNI ini, sejak Maret 2023 beberapa DPC HIPAKAD, baik tunggal maupun gabungan pengurus cabang melakukan gerakan mosi tidak percaya hingga zoom meeting bersama DPP, namun pengurus pusat sepertinya ‘tak berdaya’. mengambil keputusan menyikapi aksi dan tuntutan tersebut.
Gitar kembali dipetik 8 Juni 2025 dengan lirik ‘Tim Kerja Normalisasi’. Terdapat 14 ‘vokalis’ melantunkan tembang -tembang kenangan, pop, dangdut, hingga rock. Mampukah para ‘penyanyi’ tarik suara dan penggemar berlama-lama berdiri menyaksikan tontonan itu? Terulangkah nostalgia kelabu 2023-2024. Semoga Sayonara 2025!

Bila Ibu Orva masih diberi waktu menyelesaikan tugas mandat hingga 2026, apakah bisa kembali ‘bermesraan’? Yah, loyalisnya tentulah, tapi para pengurus cabang yang kontra bagaimana? Kita lihat hingga 7 Agustus 2025 mendatang.
Penelusuran MERPOS dari berbagai sumber baik yang masih aktif maupun yang dibekukan dan diberhentikan, serta bagi yang mengundurkan diri. Zona kontra misalnya DPC dan anggota yang masih aktif, tetap berjalan sesuai arahan pengurus pusat.
Ada pula celoteh bila Agustus ini tanpa kejelasan, mungkin vakum. Ada juga yang akan menyeberang ke ormas KBT yakni FKPPI, PPM, dan PPPAD. Kalau yang dibekukan tekad bulat mayoritas maju terus hingga ‘berkeringat’.
Bagi yang loyal terhadap Ibu Orva, pasti setia hingga akhir. Kegiatan baik serimonial maupun berkaitan pribadi, dilayani sepenuh hati. Mengapa, karena Organisasi Anak Prajurit TNI Angkatan Darat ini yang dicintai. Nah, tentang pro- kontra, berhembus angin di pusat intens bermusyawarah, kini tengah mencari momen final. (Bersambung)








