Pembobol ATM Milik WNA, Akhirnya Ditangkap Polres Soppeng

Bagikan :

SOPPENG, MNC — Penyidik Sat Reskrim Polres Soppeng telah menetapkan 19 tersangka, terkait dugaan Tindak pidana pembobolan kartu kredit Warga Negara Asing (WNA) dan sudah dilakukan Penahanan.

Informasi yang dihimpun, bahwa Satuan Reskrim Polres Soppeng telah melakukan penangkapan terhadap 23 orang yang diduga sebagai hecker pembobol kartu kredit milik WNA, namun 4 orang dibebaskan karena tidak cukup bukti, dan diduga melibatkan orang dari luar Sulawesi.

Kasat Reskrim AKP AMRI, A.Md, S.M membenarkan bahwa, perkara ini sudah tahap penyidikan, dan Penyidik telah menetapkan 19 orang sebagai Tersangka, 2 orang diantaranya adalah anak dibawah umur, ditangani Unit PPA Sat Reskrim, ungkapnya, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga :  Polda Sulsel Turun Tangan Ungkap Penganiaya Misteri di Benteng

Lanjut Kasat Reskrim, para tersangka dijerat Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 48 ayat (1) UU Nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman penjara 8 tahun atau denda 2 Milliyar Rupiah.

“Kami akan memproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya Amri.

Adapun barang bukti diantaranya, 24 laptop, 20 handphone dan PC Desktop 1 unit.

Baca Juga :  Lagi, Tim Resmob Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Rubae Pinrang

Diketahui, pembobol ATM (Hacker) ditangkap di sebuah rumah di Cabenge Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.

Polisi menyebut, para pelaku telah melakukan aksinya sejak beberapa bulan yang lalu.

(ANTHO MASLAN/MNC)

Pembobol ATM Milik WNA, Akhirnya Ditangkap Polres Soppeng

Comment