Pemkab Sidrap Rapat dengan KP3 dan Distributor Pupuk, Ini yang Dibahas

Bagikan :

SIDRAP, MNC — Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar pertemuan dengan Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KP3) dengan distributor se-Kabupaten Sidrap di Ruang Rapat Sekda Sidrap, Selasa (2/6/2020).

Sekda Sidrap, Sudirman Bungi memimpin rapat membahas ketersediaan stok pupuk dan proses penyaluran pupuk bersubsidi dalam menghadapi musim tanam di Kabupaten Sidrap.

Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Faisal Ranggong, Asiten Pemerintahan dan Kesra Andi Faisal Burhanuddin, Asiten Administrasi Umum Andi Rachmat Saleh, Kepala Inspektorat, Muh Rohady Ramadhan, Kepala BKAD Nasruddin Waris, Kadis Pertanian Azis Damis, Kabag Perekonomian dan SDA Sudarmin, serta instansi terkait.

Baca Juga :  Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi dan Penghargaan Siswa Berprestasi, Bupati Sidrap Berpesan Begini

Sekda Sidrap mengatakan, demi optimalnya penyaluran dan ketersediaan pupuk menghadapi pemupukan musim tanam April-September, harus dibangun pemikiran dan kerjasama yang utuh para pihak yang terlibat dalam urusan ketersediaan pupuk.

“Saya berharap kiranya rapat ini menjadi titik awal untuk saling bersinergi dan bekerjasama mengamankan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi para petani,” ujar Sudirman.

Dalam rapat tersebut para distributor mengutarakan ketersediaan pupuk pada musim tanam untuk April-September masih terpenuhi, dan optimis untuk musim selanjutnya juga aman.

Baca Juga :  Dewan Pengawas RSUD Nene Mallomo Segera Dibentuk, Pemkab Sidrap Sedang Buatkan Regulasi

“Itu artinya ketersediaan pupuk kita untuk musim tanam pertama masih aman, dan menjaga stok pupuk untuk musim tanam selanjutnya tetap tersedia” kata Sudirman.

Lebih jauh, Ia berharap kepada para distributor untuk mampu memenuhi target distribusi hingga 80℅ supaya bisa mendapatkan tambahan kuota pupuk subsidi untuk musim-musim tanam selanjutnya.

“Kita harap semua distributor untuk memenuhi target distribusi hingga 80℅, sebagai syarat sehingga kita dapat mengajukan untuk bisa mendapatkan tambahan kuota lebih ke depannya untuk kesiapan stok pada musim-musim tanam selanjutnya,” tutup Sudirman. ARYANDA

Comment