PINRANG, MERPOS – Pengerjaan proyek rabat beton di Lingkungan Cacabala, Keluarahan Pekkabata, Kabupaten Pinrang menuai respon positif dari masyarakat setempat. Warga mengaku sangat puas dengan hasil pekerjaan yang dinilai rapi, kuat, dan sesuai harapan.
Salah seorang tokoh masyarakat sekaligus Ketua Yayasan Lamacca, Rahmat mengungkapkan, pembangunan rabat beton ini sangat membantu dalam memperlancar akses jalan warga sehari-hari. “Kami sangat berterima kasih, sekarang jalan sudah bagus, aktivitas jadi lebih mudah. Hasil pekerjaannya pun terlihat rapi,” ujarnya.
Walaupun sedikit merasa kecewa setelah proyek rabat beton yang baru saja dikerjakan mengalami kerusakan akibat dilalui sebuah mobil dump truk bermuatan pasir sekitar 8 ton, Padahal, jalan rabat beton tersebut belum maksimal kering dan masih membutuhkan waktu agar benar-benar kuat dilalui kendaraan berat. Akibatnya, permukaan jalan terlihat retak di beberapa titik.
“Seharusnya mobil besar jangan dulu melewati jalan ini, karena belum kuat. Sayang sekali hasil kerja yang bagus jadi rusak,” kata Rahmat.
Padahal, Pemerintah Kelurahan Pekkabata bersama Ketua LKK Kelurahan Pekkabata pernah menyampaikan Himbauan resmi agar kendaraan pengangkut material tidak membawa muatan melebihi 4 ton ketika melewati jalan tersebut. Langkah ini diambil guna menjaga kualitas dan ketahanan rabat beton yang baru selesai dikerjakan melalui program pembangunan infrastruktur lingkungan.
“Kami berharap kerja sama semua pihak, khususnya pemilik dan sopir dump truk, agar dapat mematuhi aturan ini. Jalan rabat beton adalah fasilitas umum yang diperuntukkan bagi masyarakat, sehingga harus dijaga bersama,” Ujar salah satu perwakilan pemerintah kelurahan, Haeruddin Ustika, Sabtu, (30/08/2025).
Dengan adanya rabat beton ini, masyarakat berharap fasilitas infrastruktur di Lingkungan Cacabala semakin meningkat sehingga membawa manfaat besar bagi kehidupan sehari-hari. ADAM PATONANGI






