GORONTALO, MERPOS – Peran Saka Nasional 2025 adalah merupakan kegiatan yang di ikuti oleh Pramuka Penegak Pandega se-Indonesia, berlangsung pada 3-9 Nopember 2025 di Bungohlawa Limboto, Gorontalo.
Selain para peserta Pramuka Penegak Pandega, tidak terlepas dari pantauan dan kehadiran orang Dewasa sebagai Pendamping. Sehingga dua orang andalan Nasional dibantu beberapa narasumber meramu, menata dan melaksanakan kegiatan orang dewasa yakni Wakil Ketua Kwarnas Bidang Binawasa Kakak Dr. Rahmansyah, M.Si di dampingi Kakak H.Andi Fakhri Makaksau, S.IP selaku koordinator kegiatan Dewasa.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari tanggal 4 – 6 Nopember 2025 ditutup kegiatannya pada, Kamis (6/11/2025).
Kakak H.A.Fakhri sebagai Koordinator giat dewasa dalam laporannya bahwa, sekira 400 Pembina Pendamping di kegiatan Peran Saka ini, dan mengikuti acara pembukaan giat dewasa, namun yang dinyatakan aktif dan lulus hanya 261 orang Pramuka Dewasa.
Fakhri Makkasau juga menyampaikan bahwa, secara keseluruhan apa yang kita harapkan tercapai diatas 80 persen rata-rata.
Dikatakan, tiga hari pelaksanaan kegiatan di serambi madinah Gorontalo ini, bukan hanya sekedar ajang tatap muka Pramuka Dewasa tetapi merupakan Labiratorium gagasan, hadirnya ide ide segar untuk memperkuat Gerakan Pramuka melalui Kegiatan Satuan Karya.
Forum Pramuka Dewasa yang telah dilakasanakan terbagi 5 sesi di antaranya Pier Learning Cafe, Case Clinik, Project Showcase, Quis Saka hingga Field Observasion.
Kemudian Dr.Rahmansyah, M.Si menyampaikan kepada seluruh peserta giat dewasa, terima kasih dan hormatnya atas kehadirannya rela meninggalkan keluarga, pekerjaan demi menghadiri acara peran Saka Nasional, sebagai Bina Damping sekaligus menjadi Peserta Giat Dewasa yang hari ini kita tutup.
Rahmansyah dalam sambutannya menyampaikan kepada Ketua DKN dan Gubernur Perkemahan bahwa, atas nama Kwartir Nasional juga menyampaikan terima kasih, sekaligus menyampaikan kalau setiap kegiatan peserta didik selalu hadir orang dewasa, begitu pula kepada kakak dari Kwarda, Kwarcab dan Kwarran kata Kak Rahmansyah bahwa, setiap kegiatan peserta didik tetap selalu hadir orang dewasa.
Akhirnya Kakak Rahmansyah menutup acara giat dewasa, dengan mengharapkan Ridho dari Allah SWT. (BARMAN/MERPOS)








