Solidaritas Pers Investigasi Kasus Jurnalis Wawan, di Enrekang…

Bagikan :

ENREKANG, MNC — Aksi Solidaritas Pers asal Ajatappareng yang meliputi Kota Parepare, Barru, Sidrap dan Enrekang, pada Kamis (11/2/2021) melakukan investigasi terkait kasus RIdwan alias Wawan. Seorang jurnalis dan mahasiswa yang ditahan di Markas Polres Enrekang.

Dalam investigasi tersebut, 3 wartawan sebagai perwakilan diantaranya Samiruddin, SH (Owner Time Berita), Abd Razak Arsyad, SH (Owner Suara Ajatappareng), Marno Pawessai (Pemimpin Umum MERPOS Grup) dibantu Rahmawati Karim (Ketua FOKUS Enrekang)

Lembaga aktivis di Bumi Massenrempulu itu, Mendukung langkah Pers atas kepedulian terhadap wartawan yang dilaporkan oleh Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando, dalam perkara dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Bersama personil FOKUS, dan Trio Awak Pers itu. Setelah diskusi di Cafe Maballo Enrekang, sepakat mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Enrekang. Mereka diterima Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim), AKP Saharuddin,SH di ruang kerjanya.

Solidaritas Pers Investigasi Kasus Jurnalis Wawan, di Enrekang...

Wartawan saat konfirmasi Kasat Reskrim Polres Enrekang, tentang kasus Ridwan (Foto : Nurmas/MNC)

Saharuddin mengaku jika pihaknya menerima aduan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah setempat, atas pemberitaan media online Updatesulsel.news yang diduga telah mencemarkan nama baik Bupati Muslimin Bando.

Baca Juga :  Begini Kepedulian PWI Kabupaten Soppeng, Menghadapi Covid-19

“Setelah kami telusuri dan tindak lanjuti, maka Wawan ini terbukti melanggar UU ITE dengan melakukan pencemaran nama baik Bupati Enrekang,” kata mantan Kapolsek Pelabuhan Kota Parepare ini kepada para awak media tersebut.

Saharuddin mengatakan, “Ridwan alias Wawan sebagai Mahasiswa, dilaporkan ke polisi terkait berita yang termuat di media online, tentang pembayaran honor para honorer Pemkab Enrekang menggunakan dana PEN sebesar Rp 516 milyar, sehingga Bupati Muslimin Bando merasa tersinggung dan dicemarkan nama baiknya.”

“Akibat tulisan ini, membuat Bupati Enrekang namanya dicemarkan, sehingga mengadukan Wawan ke polisi. Kami tindaklanjuti dan sudah memenuhi unsurnya dan media tersebut tidak terdaftar di Kemenkumham, tutur Saharuddin kepada para wartawan dan aktivis FOKUS Enrekang.

Solidaritas Pers Investigasi Kasus Jurnalis Wawan, di Enrekang...

Para Peduli Pers bersama Aktivis Fokus Enrekang ketika berdiskusi di Cafe Maballo (Foto : Nurmas/MNC)

Ketiga jurnalis yang juga Pengurus Harian PWI di Wilayah Ajatappareng itu, Serta Aktivis FOKUS Enrekang, mendapat keterangan bahwa, Wawan dipolisikan karena hasil tulisan di media online Updatesulsel.news, yang diposting di Facebook oleh Wawan.

Baca Juga :  Estimasi, 70 Wartawan akan Ikut Diklat Jurnalistik PWI di Parepare

“Kami akan membantu Wawan untuk memberikan pendampingan hukum saat di persidangan jika ini terproses lebih lanjut. Namun kalau bisa, ditangguhkan selanjurnya dibebaskan rekan seprofesi kami itu,” pinta Samir yang juga Pengacara dan Arsyad diamini Marno.

Melihat kasus Wawan. “Mestinya Bupati melakukan Hak Jawab, bila produk pers, sebelum dilaporkan. Dan polisi mengindahkan MoU antara Dewan Pers dan Kapolri bila terkait karya jurnalistik,” ungkap Samir didampingi Arsyad dan Marno.

Solidaritas Pers Investigasi Kasus Jurnalis Wawan, di Enrekang...

Plt Ketua PWI Sidrap-Enrekang, Marno Pawessai saat menerima telpon Ketua PWI Pusat Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh di Cafe D’King Sidrap. (Foto : Nurmas/MNC)

Aksi Solidaritas Pers yang dilakukan PWI Sidrap – Enrekang bersama PWI Parepare – Barru ini, mendapat respon positif dari Ketua PWI Pusat Bidang Organisasi, Zulkifli Gani Ottoh, SH menurutnya, apa yang dilakukan PWI di wilayah Ajatappareng itu sangat wajar.

Baca Juga :  Polres Pinrang Coffe night Bareng PWI Pinrang

“Meski pun oknum wartawan itu bukan anggota PWI, perlu kita membantu terhadapnya,” ungkap Marno dan Samir usai berbincang dengan Pak Zugito, sapaan akrab Zulkifli Gani Ottoh via telepon selular, sekitar jam 21.40 Wita di Cafe D’King Sidrap.

Sementara Pemimpin Redaksi Sulselberita.com Muh Ahwan yang dihubungi telepon selularnya mengakui bahwa, “Ridwan (Wawan) itu wartawan saya di Enrekang. Tapi bukan media Sulselberita.com yang disoal, namun berita di Updatesulsel. com, diadukan yang juga tempat menulisnya Wawan, ungkap Ihwan melalui Rahma, akan menggelar juga aksi esok Jum’at (12/2/2021).

Gabungan solidaritas pers yang digagas Trio jurnalis asal Ajatappareng, bersama aktivis Fokus Enrekang. Turut dihadiri Rahmat Lamada (Pedomansulsel.com) dan Hermansyah (Pare Pos) keduanya Anggota PWI Enrekang serta Yudi Hanreng (Biro/wartawan MERPOS Enrekang).RED

 

Solidaritas Pers Investigasi Kasus Jurnalis Wawan, di Enrekang...

Gabungan Pers Parepare, Sidrap dan Enrekang serta Aktivis Fokus di Polres Enrekang. (Foto : Rahmat/PP)

 

Comment