Sidrap Mulai Terapkan Bukti Lulus Uji secara Elektronik

Bagikan :

SIDRAP, MNC –– Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus berbenah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) yang menerapkan Bukti Lulus Uji secara Elektronik (BLU-e).

Penerapan BLU-e ditandai launching Senin (7/5/2021) di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, Jl. Poros Parepare Terminal Lawawoi. Acara dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Faisal Ranggong, Kadis Perhubungan, H. Labengnga, dan Korsatpel UPPKB Datae Eliawati.

Turut hadir Kabid Lalu Lintas Dishub, Sarifuddin, Kepala UPUBKB Erwin, serta tim penguji Kabupaten Sidrap.

Baca Juga :  Wagub Sulsel Kunker ke Sejumlah Lokasi di Sidrap, Ini Tempat-tempat yang Didatangi

Andi Faisal Ranggong mewakil Bupati Sidrap menyatakan, dengan penerapan BLU-e, dapat memudahkan mengontrol kondisi kendaraan dan kesesuaian kapasitas muatannya .

“Sistem elektronik ini akan menjadikan pelayanan kepada masyarakat lebih efisien dan efektif,” ucapnya.

Sementara Kadishub Sidrap mengatakan, BLU-e menggunakan sistem smart card yang lebih mudah dan efektif. Sebab, seluruh database kendaraan tersimpan secara elektronik dan dapat dibaca melalui aplikasi cek kir, baik secara online maupun offline melalui Near File Communication (NFC).

Baca Juga :  153 KK di Kalosi Kembali Terima BLT-DD, Bupati Sidrap Hadir

Kendaraan yang telah diuji kir, lanjutnya, akan mendapatkan sertifikat data teknis kendaraan, stiker berhologram dengan barcode serta terdapat nomor ujinya.

“Setiap wajib uji KIR akan dibekali smart card, tidak pakai lagi buku uji dan buku induk. Setiap kendaraan yang datang nanti menukar buku uji kirnya dengan kartu smart card,” ucap Labengnga.

Ia menambahkan, perubahan layanan KIR itu tidak hanya kepada kendaraan lama. Kendaraan baru, mutasi, perpanjangan uji KIR (berkala) juga bisa mendapatkan smart card KIR sebagai pengganti buku lulus uji.

Baca Juga :  Hari Ini, 300 Peserta CPNS di Sidrap Ikuti Seleksi Kompetensi Bidang

“Ini merupakan kebijakan nasional melalui program Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub. Tujuan utamanya, yaitu untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam melakukan uji KIR,” paparnya.

Sementara Korsatpel UPPKB Datae, Eliawati mengatakan, UPT PKB Sidrap sudah resmi dipakai menguji kendaraan. “Kami dari jembatan timbang mengarahkan kendaraan-kendaraan yang mau diuji kendaraannya. Mudah-mudahan program pemerintah zero overload dan over dimention tahun 2023 bisa terlaksana di Kabupaten Sidrap. DP

Comment