Merposnews.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Tahun dalam rangka evaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2025 serta kesiapan pelaksanaan program pembangunan Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare, Senin (12/1/2026).
Rakor tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare Hermanto, Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran terkait di lingkup Pemerintah Kota Parepare.
Dalam arahannya, Tasming Hamid menegaskan bahwa rapat koordinasi awal tahun memiliki peran strategis sebagai momentum refleksi atas seluruh pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan sepanjang tahun sebelumnya. Evaluasi, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menyusun langkah kerja yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Rakor ini bukan sekadar rutinitas, tetapi ruang konsolidasi untuk melihat apa yang sudah kita capai dan apa yang harus kita benahi agar ke depan lebih baik,” ujar Tasming.
Tasming menekankan bahwa evaluasi tidak boleh hanya berfokus pada capaian angka atau serapan anggaran semata. Lebih dari itu, evaluasi harus mampu menggambarkan kualitas kinerja perangkat daerah, efektivitas program, serta manfaat konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Parepare.
“Evaluasi harus jujur. Apa yang sudah baik kita pertahankan, dan apa yang masih kurang harus kita perbaiki agar tidak terulang di tahun berikutnya,” tegasnya.
Sejalan dengan visi pembangunan Kota Parepare sebagai kota yang maju, berdaya saing, berkarakter, dan berkelanjutan, Tasming menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, inovasi berkelanjutan, serta responsivitas aparatur terhadap kebutuhan publik.
Menurutnya, visi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan program yang disiplin, serta evaluasi kinerja yang objektif dan berkesinambungan.
Memasuki Tahun 2026, mantan Anggota DPRD Parepare dua periode itu menyoroti sejumlah fokus utama, di antaranya penyusunan program yang harus selaras dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi perhatian serius, baik dari aspek kompetensi, integritas, maupun etos kerja. Tasming juga menegaskan bahwa akuntabilitas dan transparansi kinerja harus menjadi budaya kerja di setiap OPD guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Saya berharap melalui rakor ini, seluruh perangkat daerah dapat menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan menyusun langkah-langkah strategis yang lebih fokus, realistis, serta berorientasi hasil. Jangan bekerja sendiri-sendiri, tetapi bangun kerja tim yang solid demi kemajuan Kota Parepare,” tandasnya.






