SIDRAP, MERPOS –– Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep berkolaborasi dengan UPTD BLK Diskopukm-Nakertrans Kabupaten Sidrap.
Mereka menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi. Program ini bernama Tailor-Made Training (TMT). Tujuan utamanya adalah menekan angka pengangguran.
Kualitas sumber daya manusia lokal ditingkatkan melalui program ini. Sebanyak 48 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Pelatihan berlangsung selama 10 hari. Metode yang digunakan adalah 30% teori dan 70% praktik lapangan. Kurikulum dirancang agar peserta siap terjun ke dunia kerja.
Terdapat tiga kejuruan dalam program ini. Bidang tersebut adalah Pembuatan Roti dan Kue, Menjahit Pakaian, serta Peracikan Kopi (barista).
Pelatihan menjahit dan roti telah selesai pada 14 April 2026. Sementara itu, pelatihan barista berlangsung hingga 28 April 2026. Para peserta mempelajari keahlian teknis secara intensif. Mereka dilatih langsung oleh instruktur berpengalaman.
“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” ujar perwakilan penyelenggara melalui keterangan tertulis. “Kami ingin mencetak wirausahawan mandiri di Sidrap,” tambahnya.Jumat (24/4/2026).
Program ini menjadi investasi berharga bagi para peserta. Lulusan diharapkan mampu membuka usaha sendiri maupun bekerja di industri terkait.
Dengan dukungan instruktur berpengalaman dan fasilitas pelatihan yang memadai, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memajukan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Sidrap.
BPVP Pangkep adalah institusi di bawah Kementerian Ketenagakerjaan. Fokus utamanya adalah pengembangan kompetensi vokasi.
Lembaga ini terus berupaya meningkatkan daya saing tenaga kerja, khususnya di Sulawesi Selatan. IRJAS/DP








