PAREPARE – Zamzam Property Group resmi memulai pembangunan proyek hunian terbaru mereka, Fairus Zamzam, melalui prosesi launching dan ground breaking di Parepare, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam mendukung penyediaan hunian berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan investasi di daerah.
Dihadiri Pimpinan Daerah dan Mitra Strategis
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Wakil Wali Kota Hermanto serta Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda.
Selain itu, hadir pula jajaran kepala SKPD, perwakilan perbankan, BUMN, BUMD, hingga mitra pengembang.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan sektor properti di Parepare.
Bangun 580 Unit Rumah di Lahan 8 Hektare
Pendiri Zamzam Property Group, Muhammad Abduh, mengungkapkan bahwa Fairus Zamzam merupakan proyek ambisius.
Proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 8 hektare dengan total rencana 580 unit rumah.
“Pasca launching ini, kami akan langsung membangun sekitar 250 unit rumah subsidi. Targetnya, Agustus sudah bisa akad massal,” ujar Abduh.
Selain itu, pihak pengembang juga memberikan promo khusus berupa gratis kanopi bagi konsumen yang melakukan pembelian saat hari peluncuran.
Dukungan Perbankan dan Dampak Ekonomi
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari sektor perbankan, salah satunya Bank Negara Indonesia (BNI).
Branch Manager BNI Parepare, Aries Muharram, menyebut proyek ini sejalan dengan program pembangunan nasional.
Ia menegaskan bahwa sektor properti memiliki multiplier effect yang besar, antara lain:
- Menyerap tenaga kerja konstruksi lokal
- Menggerakkan sektor bahan bangunan
- Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
BNI juga siap memfasilitasi akad massal bagi ratusan unit rumah dalam waktu dekat.
Tasming Hamid Tegaskan Parepare Ramah Investasi
Dalam sambutannya, Tasming Hamid memberikan apresiasi tinggi terhadap hadirnya proyek Fairus Zamzam.
Ia menilai, meski jumlah penduduk Parepare relatif kecil, sektor properti di kota ini menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Kami ingin Parepare menjadi kota yang benar-benar ramah investasi,” tegas Tasming.
Ia juga memastikan tidak ada praktik pungutan liar dalam proses perizinan.
“Tidak ada ‘bayar-bayar’ di pemerintahan saya. Semua izin akan dipermudah sesuai regulasi,” tambahnya.
Simbol Komitmen Sosial Perusahaan
Acara ground breaking ini ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) serta fasilitas umum dari pihak pengembang kepada Pemerintah Kota Parepare.
Langkah ini menjadi bentuk kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung pembangunan daerah.
Optimisme Pertumbuhan Properti Parepare
Dengan hadirnya proyek Fairus Zamzam, Parepare semakin menunjukkan potensinya sebagai kota berkembang yang menarik bagi investor.
Selain menyediakan hunian layak, proyek ini juga membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat daya saing daerah di sektor properti.








