SIDRAP, MERPOS — Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif betul-betul penggemar musik dan senang mengumpulkan orang banyak. Setelah sukses menggagas Bumi Nene Mallomo ini menjadi satu dari delapan daerah di Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan Audisi Dangdut Academy (DA) 8 Indosiar, Ketua Partai NasDem Sulawesi Selatan itu kembali bikin heboh.
Senin malam (27/4/2026), SAR, akronim nama Syaharuddin Alrif mengundang kelompok band akustik dari Jogja: Tri Suaka tampil di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang Pangkajene, Sidrap, Sulawesi Selatan.
Meski tanpa panggung, penampilan sederhana Tri Suaka bertajuk ‘Mendadak Ngamen’ ini cukup menyedot banyak penonton, khususnya muda-mudi dari kalangan Anak Baru Gede (ABG). “Ayo, ramaikan. Luar biasa,” seru Bupati SAR beri apresiasi dan dukungan ke Tri Suaka.
Saat nonton penampilan band indie ini, SAR ditemani Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. “Setelah di sini. Tri Suaka juga ditunggu besok malam tampil di Parepare. Ini Pak Wali Kota jemput,” ujar SAR didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sidrap, Haslinda Syaharuddin.
Sejumlah lagu viral dinyanyikan Tri Suaka di area parkir Rumah Jabatan Bupati Sidrap tersebut. Di antaranya, Aku Bukan Jodohnya, Pergilah Kasih, dan lainnya. Bahkan, mereka sempat didaulat penonton untuk membawakan lagu Bugis.
Memenuhi permintaan tersebut, Tri Suaka memilih lagu Balo Lupa sebagai persembahan khususnya malam itu. “Tapi sebelumnya saya minta maaf kalau ada lirik yang tidak sesuai. Karena saya bukan orang Bugis, tapi asli Kaili, Sulawesi Tengah,” ungkapnya sebelum menyanyi.
Tri Suaka juga sempat membawakan satu lagu Bugis lainnya untuk menambah heboh penonton. “Ini lagu favorit saya: Mula Macenning Cappa’ Makessing punya Abi Rafdi, Artis Bugis asal Sidrap,” tutur Tri Suaka kemudian mulai mendendangkan tembang tersebut dengan iringan guitar.
Cukup banyak lagu dibawakan Tri Suaka di tempat itu sampai-sampai penonton yang terus membeludak histeris dan ikut menyanyikan setiap lagu yang didendangkan.
Sekedar diketahui, Tri Suaka sebenarnya adalah nama panggung dari satu orang penyanyi solo, yaitu Tri Aji Suaka. Namun, dalam perjalanan kariernya, terutama saat populer melalui live music di Yogyakarta (Pendopo Lawas/Menoewa Kopi), ia sering tampil duet atau berkolaborasi dengan penyanyi lain, terutama Nabila Maharani.
Jadi, secara teknis Tri Suaka adalah penyanyi tunggal (solo), namun sering dikaitkan dalam satu tim kolaborasi dengan Nabila Maharani. IRJAS/DP








