BANDARLAMPUNG – Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil dominan dengan menghancurkan Semen Padang 4-0 dalam lanjutan Super League musim 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa.
Kemenangan ini membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC merangkak naik ke lima besar klasemen sementara, sekaligus mempertegas ambisi tim dalam bersaing di papan atas kompetisi musim ini.
Sejak awal pertandingan, Bhayangkara langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan tim tamu. Namun, gol pembuka baru tercipta pada menit ke-25 melalui eksekusi penalti Moussa Sidibe yang sukses memperdaya penjaga gawang Semen Padang, Arthur Augusto.
Keunggulan tersebut semakin memperkuat kepercayaan diri tim tuan rumah dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Semen Padang Kehilangan Pemain, Bhayangkara Makin Dominan
Situasi semakin sulit bagi Semen Padang setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-34. B. Diarra menerima kartu kuning kedua usai melakukan pelanggaran keras terhadap Wahyu Subo Seto.
Unggul jumlah pemain, Bhayangkara semakin leluasa mengembangkan permainan dan menekan pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara kembali mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-47 setelah Ryo Matsumura dijatuhkan di kotak terlarang.
Ryo yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Moussa Sidibe dan Doumbia Lengkapi Pesta Gol
Tak berhenti sampai di situ, Bhayangkara terus menekan pertahanan Semen Padang. Moussa Sidibe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53, sekaligus mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini.
Unggul tiga gol membuat Bhayangkara sedikit mengendurkan tempo permainan, namun tetap mampu menjaga dominasi.
Gol keempat akhirnya tercipta pada menit ke-73 melalui Bernard Henri Cedric Doumbia, yang memanfaatkan umpan matang dari Ryo Matsumura. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 4-0 bagi tim tuan rumah.
Bhayangkara Naik ke Lima Besar, Semen Padang Terpuruk
Berkat kemenangan ini, Bhayangkara Presisi Lampung FC kini menempati posisi lima besar klasemen sementara Super League dengan koleksi 35 poin dari 23 pertandingan.
Catatan tersebut diperoleh dari 10 kemenangan, lima hasil imbang, dan delapan kekalahan sepanjang musim ini.
Sementara itu, Semen Padang masih tertahan di posisi ke-17 klasemen dengan raihan 16 poin dari 23 pertandingan, hasil dari empat kemenangan, empat imbang, dan 15 kekalahan.
Kondisi ini membuat Semen Padang berada dalam tekanan untuk segera memperbaiki performa guna menghindari ancaman degradasi.








