Fajar Edwinsyah Pimpin HIPMI Pare Komisariat UNM

Bagikan :

PAREPARE, MNC –– Musyawarah Komisariat (Muskom) XIV Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Parepare Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM) memilih Fajar Edwinsyah sebagai formatur ketua masa jabatan tahun 2021.

Pemilihan Fajar untuk menakhodai lembaga ini melalui kontestasi dengan rivalnya Ricky Robert Junior. Muskom HIPMI Parepare ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 13 Januari 2021 di dua tempat berbeda yakni Kabupaten Barru dan Kota Parepare.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada kakanda, teman, dan adik-adik atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya. Besar harapan HIPMI Pare Kom UNM selalu hadir sebagai wadah untuk berhimpunnya mahasiswa yang berkuliah di luar kota, khususnya di Universitas Negeri Makassar,” ujar Fajar Edwinsyah, Jumat malam (15/1/2021).

Baca Juga :  Sukses, DPD KKBS Pinrang Gelar Buka Bersama..

Untuk itu, dia berjanji akan berkomitmen membersama Pengurus Pusat HIPMI Pare untuk memberikan kontribusi ide dan pemikiran dalam pembangunan daerah ke depannya

Kegiatan Muskom HIPMI kali ini terbilang istimewa, karena bertepatan dengan milad HIPMI Parepare ke 57 dan sebentar lagi akan mengadakan musyawarah besar (mubes).

“Mewakili keluarga besar HIPMI Pare Kom UNM mengucapkan dirgahayu ke-57 HIPMI Pare. Harapan kami, lembaga ini tetap eksis seiring berjalannya waktu dan dapat menjadi patron dalam menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemangku kekuasaan di Kota Parepare,” lontar Fajar.

Baca Juga :  Soal Vaksin Covid-19, Ketua Karang Taruna Sidrap Bilang Begini

Dia menambahkan, bahwa pihaknya akan selalu siap mendorong kader terbaik untuk menjaga perjuangan dan melanjutkan estafet kepemimpinan HIPMi Parepare yang sudah cukup dewasa ini.

“Menjalankan kerja lembaga di masa pandemi tentu tidak mudah. Sebab, perlu kemampuan adaptasi untuk terus  eksis,” ujar Fajar.

Disebutkannya, selama setahun terakhir, pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia internasional pada umumnya.

“Tentunya sudah ada resep bagaimana menjalankan kinerja lembaga. Dan di akhir kepengurusan nanti sudah seyogyanya melakukan regenerasi.  Musyawarah Besar adalah solusi untuk merekonsiliasi gerakan lembaga menghadapi zaman,” pungkas Fajar. DP

Comment