Hadapi Persik Kediri, PSM Diminta Jaga Trend Positif

Bagikan :

MAKASSAR, MNC – Pekan keempat debut PSM Makassar di Liga 1 2021/2022 akan dilihat bagaimana progresnya. Mampukah Pasukan Ramang – julukan tim dari nama legenda tenar PSM Ramang – tetap menjaga trend positifnya. Laga keempat PSM vs Persik Kediri akan berlangsung dj Stadion Wibawa Mukti, Cingkarang, Kamis, (23/9/2021), pukul 16.15 WIB.

Dari laga pekan ketiga, PSM mulai bertaji dengan menekuk tim kuat Persebaya dengan skor 3 – 1. Praktis, dengan torehan 3 poin, PSM dari papan tengah langsung melejit ke papan atas dan berada di peringkat ke-6 klasemen, pekan ketiga, dengan akumulasi 5 poin. Klasemen sementara, papan atas pekan ketiga, peringkat 1 s.d. 6 berturut–turut, Bali United (7), PSIS (7), Bhayangkara FC (7), Persita (6) dan PSM (5).

Sukses PSM Makassar meredam Persebaya, pekan ketiga, patut menjadi catatan yang bisa menjadi acuan. Ada yang menyebut, karena juru taktik PSM, Milomir Sislija, merubah strategi permainan PSM. Adapula yang melihat Anco Jansen, striker dengan bayaran termahal liga 1 itu mulai membuktikan dirinya sebagai bomber tajir PSM.

Baca Juga :  Komunitas One Trail Kabupaten Pinrang Utus Enam Raider Handal ke Malili

Yang tidak biasa, meski pelatih penentu segalanya, namun sebelum melawan Persebaya, Milo, sapaannya, cukup peka menangkap analisa Syamsuddin Umar, legenda hidup PSM, agar Anco Jansen diberi ruang untuk mencetak gol. Karena sebelumnya (saat lawan Arema FC) justru Anco main melebar.

Di samping itu, Milo juga menampung harapan pendukung PSM agar Anco Jansen di-plot ke depan jadi target man dan Pluim dimaksimalkan jadi playmaker. “Milo tidak egois dan mau menerima masukan sehingga PSM sukses,” cetus Abdullah, simpatisan PSM.

Serangan PSM Efektif

Hadapi Persik Kediri, PSM Diminta Jaga Trend Positif

Anco Jansen berdiskusi dengan teman, didampingi Yakob Sayuri (kiri) dan Rasyid Bakri serta Sutanto Tan (kanan) (Foto: Dok PSM),

Bila kita reviuw sedikit statistik pertandingan. Laga klasik PSM – Persebaya, memperlihatkan antiklimaks. Penguasan bola dan akurasi passing Persebaya lebih unggul. Faktanya, ballposition, Persebaya (63 %) dan PSM hanya (37%), kemudian akurasi passing, Persebaya (87%) dan PSM (79%).

Baca Juga :  Lima Belas Cabor Tak Diundang Pelantikan Ketua KONI Pinrang

Anehnya, meski penguasaan bola PSM kurang, tapi shots on target maupun off target PSM unggul. Jelasnya, shots on target PSM (6) dan Persebaya (4) serta shots off target PSM (4) dan Persebaya (2). Pengamat Sepak Bola, Yusuf Kurniawan yang mengawal

Live Indosiar ketika itu, berkomentar simple (simpel).

Yusuf Kurniawan, Pemimin Redaksi Harian Top Skor antaralain menyampaikan, pola serangan PSM sebenarnya cukup sederhana tapi mereka kreatif memanfaatkan peluang. “Pertahanannya bagus dan serangannya efektif, ” hemat pengamat yang biasa dipanggil Bung Yuke ini.

Baca Juga :  Idola Baru PSM itu Bernama llham Udin Armaiyn

Nah, bagaimana menghadapi laga pekan keempat PSM menghadapi Persik Kediri? Apakah Laskar Ayam Jantan dari Timur, julukan percaya diri PSM, konsisten menjaga trend positif untuk membungkam Youssef Ezzejjari, striker handal Persik Kediri dkk, menarik kita simak.

Yang pasti, supporter dan pendukung sejati PSM berharap, tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini terus menjaga trend positif dan memenangkan pertandingan melawan Persik Kediri. Seorang pendukung setia PSM mengatakan, aksi brilian Wljan Pluim, terobosan Anco Jansen serta gerak cepat Ilham Udin Armain dkk hendaknya terus merepotkan lawan. “Kita berharap PSM konsisten menjaga trend positif dan mengalahkan Persik Kediri,” ujar Anca dibenarkan Lukman, dua dari sekian pendukung PSM di Makassar. (ABDUL).

Hadapi Persik Kediri, PSM Diminta Jaga Trend Positif

Peracik PSM, Milomir Seslija (Foto: Dok. PSM).

 

Comment