Kadisdikbud Andi Sumange Lepas 54 KKN Mahasiswa STAI Al-Gazali Soppeng.

Bagikan :

SOPPENG, MNC – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng ,Andi Sumange Rukka mewakili Bupati Soppeng, melepas 54 Mahasiswa STAI Al-Gazali Soppeng untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik angkatan XXIX, tahun Akademik 2022/2023. Sabtu (21/1/2023) di Aula Kampus STAI Al-Gazali setempat.

Para Mahasiswa, akan disebar di 8 Kecamatan se-Kabupaten Soppeng kurang lebih 2 Bulan.

Andi Sumange Rukka, memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas pelaksanaan KKN tersebut.

Baca Juga :  RSUD Latemmamala Soppeng Gunakan Gedung Baru. Simak Jenis Fasilitasnya

Lebih lanjut, Kadisdikbud berpesan, agar para peserta KKN menjaga nama baik almamater. Mahasiswa bisa menyesuaikan dengan kultur, dan adat- istiadat dimana mereka ditempatkan.

“Jagalah nama baik almamater, karena anda akan menjadi perwakilan, menjadi corong, jangan sampai membuat hal-hal yang tidak di inginkan, belajar dan mampu hidup bersama kultur masyarakat berbeda,” pesannya.

Ketua BP KKN STAI Al-Gazali Soppeng, Salama mengatakan, KKN STAI Al-Gazali merupakan perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Juga merupakan perwujudan dari proses pembelajaran Mahasiswa, melalui berbagai kegiatan yang sifatnya langsung di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Soppeng Kukuhkan Komisi Irigasi. Ini Sambutan Kepala Bappelitbangda SulSel...

Senada yang disampaikan Ketua STAI Al-Gazali yang diwakili Ketua 1, Ahiruddin menjelaskan, bahwa KKN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya, kami pusatkan di satu Kecamatan dan disebarkan ke beberapa Desa dan Kelurahan.

Dikatakan, untuk dua tahun terakhir ini tidak lagi. Hanya terpusat di satu Kecamatan, akan tetapi kami berusaha mengembangkan Mahasiswa kami pada seluruh kecamatan dalam Kabupaten Soppeng ini.

Baca Juga :  Peluncuran Literasi Digital Nasional, Presiden RI bersama Bupati Soppeng di 514 Kota dan Kabupaten

Adapun tujuannya dari KKN ini selain mahasiswa itu menunjukkan eksistensinya dan memberikan kontribusinya terhadap masyarakat Kami juga ingin menunjukkan bahwa, di Kabupaten ada sebuah Perguruan tinggi berbasis keagamaan yang tidak kalah kwalitas dengan Perguruan-perguruan tinggi lain, sebut Ahiruddin. (ANTHO MASLAN/MNC)

Comment