MAKASSAR, MNC – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen Pol Merdisyam menghadiri pelaksanaan vaksinasi massal dan bakti sosial yang digelar Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) 1990 di Anjungan Pantai Losari Makassar, Selasa, (26/10/2021). Pelaksanaan vaksinasi massal dan bakti sosial ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia yang terpusat di Kota Jakarta dengan dihadiri Kapolri bersama Panglima TNI.
Dalam arahannya secara virtual, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Alumni AKABRI 1990 yang mewujudkan sinergitas dan solidaritas TNI Polri menghadapi Covid 19. Bentuk sinergitas dan solidaritas dimaksud dengan menyelenggarakan Vaksinasi Serentak di 34 Provinsi dan Bakti Sosial dengan memberikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Kapolri, TNI – Polri menjadi garda terdepan yang bekerjasama dengan stakeholder yang ada untuk menekan percepatan penyebaran Covid 19 dengan mengadakan vaksinasi massal dan menertibkan protokol kesehatan.
“Kita melihat bahwa vaksinasi sudah di berikan kepada masyarakat Indonesia dengan mencapai 65% tahap pertama dan 32% tahap ke dua, sehingga kita berharap bisa mewujudkan target 70% d akhir tahun ini,” ungkap Kapolri.
Data dari pantauan peliput Vaksinasi Massal oleh Alumni AKABRI 1990 di Sulsel menyebutkan, dosis yang disiapkan sejumlah 18.000 dosis vaksin. Disebar di seluruh Polres dan Kodim yang berada di Sulawesi Selatan, yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Menyertai vaksinasi massal, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial berupa 5.000 paket sembako.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memperingati 31 tahun Mengabdi untuk Negeri bagi Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1990.
E. Zulpan menambahkan, bahwa Kapolri sendiri memberikan kesempatan kepada seluruh angkatan yang ada di kepolisian untuk ikut berkontribusi melaksanakan akselerasi vaksinasi, sehingga target pemerintah mewujudkan herd immunity bisa tercapai.
Kegiatan ini seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.
“Ya, saya menghimbau masyarakat yang telah melaksanakan vaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5 M. Ini sebagai wujud kepedulian AKABRI 1990 terhadap sesama di tengah Pandemi Covid-19,” tutur E. Zulpan.
Kontribusi Nyata TNI dan Polri
Kapolri berikan arahan pada Giat Vaksinasi Massal di Kelapa Dua, Tangerang Selatan (Foto: Divisi Humas Polri)
Sementara itu, berdasarkan keteramgan tertulis Humas Polda Sulsel, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial (baksos) yang diselenggarakan oleh Alumni AKABRI 1990 secara terpusat di Gedung Jaga Nusantara 1 (JN1) Kelapa Dua, Tangerang Selatan, Selasa, (26/10/2021).
Dikutip dari keterangan tersebut, Kapolri antara lain menegaskan, akselerasi vaksinasi yang dilakukan oleh alumni AKABRI 1990 melalui vaksinasi massal door to door untuk menyentuh masyarakat lain, dan kelompok lanjut usia (lansia). Hal itu membuktikan kontribusi nyata dari TNI-Polri. “Tentunya ini menjadi bagian kontribusi TNI-Polri yang bergabung dengan stakeholders yang ada untuk bisa melakukan akselerasi vaksinasi yang menjadi harapan, Pak Presiden,” ujar Sigit.
Disisi lain, Sigit juga meminta jajaran TNI-Polri dan seluruh stakeholder untuk mewaspadai laju pertumbuhan Covid-19, saat menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Menurut Sigit, antisipasi tersebut harus dipersiapkan untuk mencegah adanya potensi laju pertumbuhan Covid-19 di Indonesia meningkat pasca hari libur.
“Dalam kesempatan ini karena kita akan menghadapi Nataru, kita tahu dengan pengendalian laju Covid-19 yang kita laksanakan, maka aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan karena sudah dilakukan penurunan level di masing-masing PPKM. Namun demikian saya ingatkan kita tidak boleh lalai, abai dan harus waspada,” kata Kapolri. Ini membutuhkan kedisiplinan dan kesadaran bagi seluruh masyarakat untuk menjaga prokes karena kita lihat di beberapa wilayah saat ini sudah mulai kendor terutama penggunaan masker,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.
“Ini kalau tak hati-hati kita hadapi Nataru akan ada potensi mobilitas yang tinggi, kerumunan dan ini berdampak kepada meningkatnya angka COVID-19. Karena di negara tetangga kita masih terjadi fluktuasi terhadap angka covid,” ucap Sigit.
Pada kegiatan vaksinasi Gelar Akabri 1990 yang dilaksanakan di 18 provinsi ini, total target vaksinasi sebanyak 162.417 dosis jenis vaksin Sinovac menggunakan stok vaksin milik Kemenkes RI dan TNI-Polri. Adapun sasaran vaksinasi yaitu pelajar, mahasiswa, masyarakat umum dan lansia. Dalam kesempatan ini juga diberikan bansos sebanyak 50.760 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19 dan santunan kepada keluarga anggota serta PNS TNI-Polri yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 1.245 orang. (Sumber: Nina, Humas Polda Sulsel/ABDUL/MNC).
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan rombongan di Pusat Vaksinasi Massal di Kelapa Dua. (Foto: Divisi Humas Polri).