BANGKOK, MERPOS – Mahasiswa Program Pascasarjana Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) tampil dalam presentasi akademik internasional di North Bangkok University, Thailand, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda benchmarking internasional Pascasarjana UMS Rappang ke Malaysia dan Thailand, yang bertujuan memperkuat wawasan global serta jejaring akademik mahasiswa dan dosen.
Salah satu mahasiswa yang melakukan presentasi adalah Ulfah Farihah, mahasiswa S2 Administrasi Publik yang juga berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidenreng Rappang.
Dalam forum internasional tersebut, Ulfah memaparkan proposal penelitiannya menggunakan bahasa Inggris dengan lancar.
Adapun tema yang diangkat berjudul “Construct Validation of Public Service Index Based on New Public Service Principles”, yang membahas penguatan konsep pelayanan publik berbasis prinsip New Public Service.
Ulfah yang saat ini menjabat sebagai Ketua Tim Integrasi Pengolahan Data dan Diseminasi Statistik (IPDS) sekaligus Fungsional Pranata Komputer Ahli Muda mengaku sempat merasa gugup saat tampil di hadapan akademisi internasional.
“Perasaan saat presentasi itu campur aduk, sedikit panik tapi juga terharu karena ini adalah presentasi internasional pertama saya. Namun saya sangat bersyukur dan senang mendapat kesempatan ini melalui program benchmarking Pascasarjana UMS Rappang,” ujarnya.
Sementara itu, dosen pendamping yang juga Wakil Rektor I UMS Rappang, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak North Bangkok University, khususnya kepada Prof. Kitisak dan para akademisi.
Ia menjelaskan, rombongan Pascasarjana UMS Rappang telah memulai perjalanan akademik sejak 24 Januari 2026, dengan agenda penguatan akademik di Kuala Lumpur sebelum melanjutkan kunjungan ke Bangkok hingga 31 Januari 2026.
“Kami yakin kunjungan akademik selama tiga hari di Bangkok ini akan memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga bagi mahasiswa. Kehadiran kami juga bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ujarnya.
Dr. Rais menambahkan, selama di Kuala Lumpur pihaknya juga telah menyelesaikan presentasi 10 proposal penelitian mahasiswa magister. Ia berharap ke depan, kolaborasi internasional serupa dapat terus dikembangkan, termasuk peluang presentasi dan riset bersama di tingkat global. IRJAS/DP








