Mayat Wanita Dalam Karung Yang Hebohkan Warga Pinrang, Di Jemput Keluarga Di RS

Bagikan :

PINRANG, MNC – Mayat terbungkus karung yang menghebohkan warga bela belawa Kecamatan Suppa Pinrang Rabu kemarin kini dikenali keluarganya.

Berdasar ciri-ciri yang ditemukan pada jenasah terungkap wanita malang tersebut bernama Rusnah, warga desa Pajalele Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap.

Hal itu disampaikan keluarga korban di hadapan Polisi di Rumah Sakit Umum Lasinrang Pinrang 02 April 2020 .

Keluarga korban, masing-masing Andi (72 th) seorang pandai besi dari Massepe yang mengakui korban adalah anak kandungnya, Sumarni (35 th) seorang pedagang di kampung Kanipang Pinrang dan Arafah pandai besi di Massepe Sidrap mengenali dan mengakui korban adalah adik kandungnya. ” Iya pak, melihat ciri ciri dan tatonya, jenasah ini adik kandung saya” ujarnya disertai tangisan.

Baca Juga :  Gagal Amankan Unjuk Rasa, Oknum Brimob Polda Keroyok Wartawan

Selain ayah dan kakak kandung korban, Herman (38 th) paman korban juga ikut mengenal tato yang bergambar hati dan bertuliskan RAM RUS ditangan kiri korban.” Ya saat itu saya bersama almarhum memasang tato di punggung tangan kiri ” ucapnya terharu.

Senada dengan pengakuan paman korban, Bunga (28th) istri Herman juga ikut mengenali almarhum.” Betul Pak ini kemanakan bapaknya, Saya ingat pada saat tato ini dipasang. Paparnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Takalar Unjuk Rasa Di Kantor Dinas Pendidikan

Kasatreskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara membenarkan, Almarhumah telah ditemukan dan diakui oleh keluarganya selanjutnya kata dia.

Sekitar pukul 15.00.tadi sore telah dilakukan penyerahan mayat di Rumah Sakit Lasinrang kepada pihak keluarga korban, disaksikan dua orang dari pihak keluarga dan pihak Rumah Sakit. Paparnya.

Perwira tiga balok dipundak ini menambahkan pihak keluarga korban juga telah membuat surat permohonan untuk tidak diadakan autopsi mengingat kondisi mayat sudah tidak layak/hancur.

Baca Juga :  Polres Pinrang Tangkap Pengengedar SS di Kaluppang

Selanjutnya mayat korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman secara syariat Islam. Kendati pihak keluarga menolak jika dikemudian hari pihak kepolisian ingin melakukan autopsi agar kejadian ini terungkap maka pihak keluarga korban masih bersedia untuk dilakukan autopsi. Tutupnya.(ASWAR AZHAR MNC)Mayat Wanita Dalam Karung Yang Hebohkan Warga Pinrang, Di Jemput Keluarga Di RS

Comment