RSUD Andi Makkasau Memiliki Alat Apheresis. Taufan Pawe, Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen

Bagikan :

PAREPARE, MNC – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Kali ini, mengajak masyarakat yang pernah positif covid – 19 untuk menjadi pendonor Plasma Plasma Konvalesen, atau yang lebih dikenal dengan istilah Penyintas.

Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau telah memiliki alat Apheresis. Apheresis merupakan alat untuk melakukan Donor Plasma Konvalesen. Donor Plasma Konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif, yang dilakukan dengan memberikan plasma orang yang telah sembuh dari Covid-19 kepada pasien Covid-19.

Dengan tujuan sebagai terapi tambahan Covid-19, yaitu memasukan plasma orang yang pernah terinfeksi covid – 19, telah mengandung antibodi kedalam tubuh pasien yang sementara terinfeksi covid.

Baca Juga :  412 Peserta Ujian SKB CPNS Parepare Lulus, 5 Gugur Lantaran...

Agar merangsang sistem kekebalan tubuh pasien untuk melawan covid – 19, kata Dirut RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Renny Anggraeny Sari kepada media, Sabtu.(23/1/2021).

dr Renny menjelaskan, “Secara sederhana terapi plasma konvalesen bisa dipahami sebagai transfer antibodi antara penyintas suatu infeksi, kepada orang yang sedang menghadapi infeksi,” jelasnya.

Dikatakan, terapi plasma konvalesen berpijak pada pemahaman bahwa, seorang penyintas infeksi, setelah sembuh akan membentuk antibodi dalam tubuhnya.

“Dalam hal Covid-19, acuannya adalah penyintas penyakit itu diharapkan sudah membentuk antibodi. Kemudian disimpan dalam plasma darahnya. Plasma penyintas Covid-19 itu kemudian diberikan kepada orang lain, yang sedang menghadapi infeksi virus corona,” imbuhnya Ibu dokter.

Baca Juga :  Museum BJ Habibie Satu-satunya di Indonesia, ada di Kota Parepare

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengaku bersyukur RS A Makkasau Parepare kini memiliki Apheresis. Alat ini merupakan alat untuk melakukan Donor Plasma Konvalesen.

Mengingat alat ini untuk Sulawesi Selatan hanya berada di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, RS Tajuddin Chalid, dan RS Andi Makassau Parepare, urainya TP.

Untuk itu, Wali Kota Parepare dua periode ini mengajak seluruh masyarakat yang masuk syarat kategori. Agar bersedia melakukan Donor Plasma Konvalesen. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Hati hati, Segera Diterbitkan Perwali Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan di Parepare

“Bagi sahabat dan masyarakat yang bersyarat menjadi Pendonor Plasma, alat Apheresis sudah tersedia RSUD Andi Makkasau Parepare, kami siap untuk memberikan pelayanan. Mari membantu sesama kita,” pungkasnya.

Berikut Syarat Donor Plasma Konvalesen antara lain, usia 18-60 tahun, berat badan > 55 kg, diutamakan pria, apabila perempuan belum pernah hamil,

pernah terkonfirmasi Covid-19, surat keterangan sembuh dari dokter yang merawat,

bebas keluhan minimal 14 hari, tidak menerima transfusi darah selama 6 bulan terakhir dan

lebih diutamakan yang pernah mendonorkan darah. (NURMAS)

RSUD Andi Makkasau Memiliki Alat Apheresis. Taufan Pawe, Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen

 

Comment