Diduga Cemburu Seorang Mahasiswi Di Aniaya di Jl Sukawati Pinrang

Spread the love

PINRANG, MNC — Berdasarkan laporan polisi Nomor LPB/446/IX/2019/SULSEL/SPKT/Polres Pinrang, 21/10/2019 tentang penganiayaan secara bersama – sama

Korban Nurul Khaerani (18) seorang mahasiswi warga jl udang kecamatan watang sawitto kabupaten pinrang, telah mengalami penganiayaan pada hari senin 21/10/2019, sekitar pukul 13.00 Wita di tempat kejadian di jl jenderal sukawati dengan pelaku Ipa Hendrawan (18) warga sarempo kecamatan sawitto kabupaten pinrang

Menurut keterangan saksi Hajra (18) warga kecamatan watang sawitto bahwa kronologis kejadian berawal korban di tlpon terlapor pada pukul 12.35 wita untuk janjjian ketemu dengan tujuan untuk menyelasaikan permasalahan, di mana terlapor Ipa Hendrawan als ipa menganggap korban merebut suaminya,

Dari keterangan korban bahwa saya tidak ada hubungan sama sekali dengan suami terlapor ipa, selajutnya saksi hajra bersama korban menuju jl sukawati dengan janjian terlapor ipa untuk menyelasaikan permasalahan berdua, namum saksi melihat terlapor bersama orang tuanya dan temanya dengan mengunakan sepeda motor, saat bertemu dan berhadapan namum korban dan terlapor bertengkarr mulut, kemudian terlapor menarik tangan kiri korban dan menarik jilbab dan rambut korban lalu menendang perut korban sebanyak 1 kali

Selajutnya korban juga menarik rambut terlapor namum apa yang terjadi orang tua terlapor ipa juga ikut menarik rambut korban, pada saat itu warga sekitar datang melerai dan di pisahkan, kemudian korban kembali bertengkar mulut dengan terlapor di mana orang tua terlapor ipa lansung mendorong korban dan mencakar mulut bagian dalam korban dan mengeluarkan darah dan terlapor juga mencakar pipi sebelah kanan korban sehingga mengalami luka cakar dan kemerahan

Kemudian korban kembali kerumahnya dan menceritakan kepada orang tuanya atas kejadian tersebut korban merasa keberatan melaporkan di polres pinrang

Kasat Reskrim Polres Pinrang Saat dikomfirmasi Via selulernya membenarkan kejadian tersebut dan kami sudah menerima laporan korban di mana laporanya tetap kami proses hukum lebih lanjut.(ASWAR AZHAR/MNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *