Puting Beliung Porak-porandakan Rumah dan Fasilitas Umum di Sidrap

Bagikan :
SIDRAP, MNC. — Bencana angin puting beliung yang melanda empat desa dan kelurahan di dua kecamatan di kawasan timur Kabupaten Sidrap, Jumat malam (20/4/2018), memporak-porandakan puluhan rumah dan bagunan fasilitas umum lainnya.

Sedikitnya 45 rumah dan bangunan dilaporkan rusak parah dalam peristiwa ini. Di antaranya 12 rumah dan 1 masjid serta 1 gedung Pendididikan Anak Usia Dini (PAUD), di Desa Anabannae, Kecamatan Pituriawa.

Sementara, di Desa Lasiwala, Kecamatan Watangsidenreng, sebanyak 16 bangunan yang terdiri dari 12 rumah dan 4 kandang ayam. Sedangkan di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pituriawa sebanyak 5 rumah yang rusak dan di Kelurahan Empagae, Kecamatan Watangsidenreng, sebanyak 10 unit rumah juga mengalami kerusakan parah akibat bencana tersebut.

Baca Juga :  Kepergok Nyabu, Supriadi ditangkap Reskrim Polsek Paleteang

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, karena sejumlah rumah warga rata dengan tanah. Sebagian besar atap rumah warga terbang terbawa angin karena dihantam puting beliung.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstuksi BPBD Sidrap, Firman mengatakan, ada korban mengalami luka di bagian kaki dan punggung akibat tertimpa material rumah. ai???Korban mengalami luka ringan dan dibawa ke Rumah Sakit Arifin Numang, Rappang, Sidrap. Kondisinya mulai membaik karena diobati petugas medis,ai??? ujar Firman, Sabtu (21/04/2018).

Baca Juga :  Akses ke Masamba Macet, Pengurus Kadin Sidrap Salurkan Bantuan ke Pengungsi

Ia mengatakan, data sementara yang di dapat BPBD Sidrap itu terdapat total 45 bangunan yang rusak. Selain rumah ada juga masjid dan lembaga pendidikan PAUD.Ai?? ai???Ada 4 Desa dan Kelurahan di Kecamatan Pitu Riawa dan Kecamatan Watang Sidenreng yang terkena puting beliung. Yang bangunan yang rata dengan tanah,ai??? katanya.

Menurut Firman, Pemda Sidrap sudah menyalurkan bantuan kepada para korban dan berharap tetap diberikan kesabaran.

Jumhani (50) salah seorang korban mengatakan angin puting beliung itu datang dari barat ke timur. Lama angin memutar, kata dia, sampai 3 menit lebih. Angin membuat atap rumah berterbangan, serta pepohonan bertumbangan.

Baca Juga :  Sungai Massila Banjir, Puluhan Rumah Warga Terendam

ai???Saat kejadian, saya berada di dalam rumah sendirian. Kebetulan suami sayaAi?? ke desa lain. Tiba-tiba datang angin kencang dan menerbangkan atap rumah kami. Selain itu, perabotan rumah tangga banyak yang hancur,ai??? kata Jumhani.

Pelaksana Tugas Harian (PLh) Danramil 1420-05 Tanru Tedong, Peltu Latiro mengatakan, sudah turun ke lokasi bersama anggotanya untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa reruntuhan rumah warga.
ai???Begitu mengetahui kejadian itu, kami langsung turun ke lokasi dengan membawa beberapa personil untuk membantu warga membersikan puing-puing reruntuhan rumah mereka yang terkena puting beliung,ai??? tandasnya. (Muh. Aryanda/ika).

Puting Beliung Porak-porandakan Rumah dan Fasilitas Umum di Sidrap
Puting Beliung Porak-porandakan Rumah dan Fasilitas Umum di Sidrap
Puting Beliung Porak-porandakan Rumah dan Fasilitas Umum di Sidrap
Puting Beliung Porak-porandakan Rumah dan Fasilitas Umum di Sidrap
Salah satu rumah panggung mewah terbuat dari kayu Ulin namun tetap saja rusak diterjang puting beliung tersebut. (Muh. Aryanda).

Comment