PINRANG, MERPOS – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) diharapkan mampu menjadi salah satu garda terdepan dalam memperkuat nilai – nilai Islami di tengah masyarakat, terutama di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi yang kian pesat.
Nilai-nilai keislaman dinilai menjadi benteng utama dalam menangkal berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman yang dapat berdampak pada kehidupan sosial, dan moral masyarakat.
Hal ini disampaikan Penasehat BKMT Kabupaten Pinrang, Hj. A. Sri Widiati A. Irwan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus BKMT Unit Masjid Agung Al-Munawwir Kabupaten Pinrang, Masa Bakti 2026 – 2029 yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, Selasa (27/1/2026).
Dalam penyampaiannya, Sri Widiati menekankan pentingnya peran BKMT sebagai wadah pembinaan umat yang tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter masyarakat yang berakhlakul karimah.
“BKMT memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai -nilai Islami. Di tengah tantangan modernisasi, BKMT harus mampu menjadi ruang edukasi dan pembinaan yang menyejukkan, serta memperkuat iman dan ukhuwah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sri Widiati berharap pengurus BKMT Unit Masjid Agung Al-Munawwir yang baru dilantik dapat terus menjaga kekompakan, dan nilai ukhuwah islamiyah.
Menurutnya, kebersamaan dan sinergi antar pengurus menjadi kunci agar program-program BKMT dapat berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sri Widiati juga mendorong BKMT untuk terus melahirkan program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membentengi generasi dari pengaruh buruk perkembangan teknologi melalui penguatan nilai keislaman.
“Harapan kita, BKMT tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan program yang membangun kesadaran spiritual masyarakat, sehingga nilai -nilai Islami benar -benar menjadi pedoman dalam kehidupan sehari -hari,” tutup Sri Widiati.
Dengan peran aktif BKMT, diharapkan masyarakat Kabupaten Pinrang semakin memiliki pondasi keimanan yang kuat, kehidupan sosial yang harmonis, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai masyarakat religius. NASRI NONA








