Titian Karier Hikmah Kdi (3) : Bahagia itu Sederhana, Syukur, Ikhlas dan Tak Mengharap Lebih

Bagikan :

PROFIL, MNC – Kisah perjalanan karier Hikmah – gadis yang suka mengenalkan diri sebagai putri Ajattappareng – mengurai sekilas kesan – kesan dan aktivitas rutin yang digeluti saat ini. Berikut, bagian terakhir hasil perbincangan Marno Pawessai dari MERPOS dengan Hikmah Kdi di Pare Beach Hotel, beberapa waktu.

Hikmah mensyukuri karena selama ini hampir semua penampilannya sukses dan berkesan. “Hikmah bersyukur banget, tentu karena ini rahmat Tuhan jua, Hikmah selalu tampil sukses, meski ada juga tantangan tapi bisa diatasilah,” ujarnya.

Dikatakan, selama ini Hikmah telah merasakan pengalaman tampil off air (di luar studio) di berbagai kota dan daerah. Diantaranya, Hikmah pernah tampil off air di Jakarta, Bandung, Palangkaraya Kalteng, Ambon dan Palembang.

Di Sultra, Hikmah juga pernah manggung di Kendari, Bau-bau, Buton, Bombana, Raha dan Kabaena. Di Sulteng, Hikmah sering diundang ke Palu, Luwuk Banggai dan juga pernah ke Sorong Papua Barat. “Tidak perlulah disebutkan semua, nanti ada kesan lebay atau takabur ‘gitu, kan tidak enak, ” sergahnya. Yang pasti, lanjutnya, Hikmah sangat bangga karena tetap diapresiasi di kampung sendiri. Istilahnya bisa jadi tuan rumah di daerah sendiri. Yang maksudnya, kalau di Sulsel dan Sulbar Hikmah pernah diundang hampir semua kabupaten/kota.

Yang paling berkesan dirasakan Hikmah, ketika diundang oleh Owner Swissbell Hotel Sorong, PakTommy Limbunan. Acaranya, Anniversary Swissbell Hotel Sorong yang dihadiri Vice President Operations Swissbell Internasional Hotel dari Prancis. Kalau tidak salah, namanya Emanuel Gerald dan akrab dipanggil Mr Ege. Makanya, saat tampil Hikmah mengusung beberapa lagu Inggris (Barat) untuk menghargai tamu spesial itu.

Baca Juga :  Mengenal Dekat H.Samunding Kades Kaballangan Pinrang

Kesannya, karena mungkin puas dengan penampilan Hikmah, managemen Hotel Swissbell Sorong memberikan bonus berupa Tour Sehari ke Obyek Wisata Raja Ampat. Perjalanan laut dari Sorong ke Raja Ampat, menggunakan speedboard. Ringkasnya, panorama alam Raja Ampat memang sulit dicari tandingannya. “Dengan suasana alam yang sejuk dan menyegarkan, terlihat gugusan pulau – pulau kecil didukung biota laut yang indah. Tak salah informasi yang menyebar bahwa, Raja Ampat itu seperti surga kecil yang diturunkan Tuhan dari langit,” kenang Hikmah.

Yang unik, lanjut Hikmah, muncul cerita menarik Pak Ege, sebut saja begitu. Pak Ege (Mr Ege), yang lumayan bisa berbahasa Indonesia mengungkap, kalau ibunya (maksudnya ibu kandung Mr Ege), berkunjung ke Indonesia ia suka beli mie instant berdoz-doz. Yang dimaksudkan mie instant seperti, mie goreng, mie kaldu, mie soto, mie kari dan semacamnya. “Ibu saya, suka betul mie instan buatan Indonesia. Ada sih sejenis mie instant di France, tapi ibu suka bumbunya mie Indonesia,” ujar Hikmah menirukan Pak Ege.

Tak hanya kesan manis yang dirasakan Hikmah ketika tour. Kesan paling buruk dan menegangkan yang pernah dialami, ketika Hikmah diundang ke Pulau Pandangan, pulau kecil dekat perbatasan perairan Makassar – Pangkep. Ketika itu, Hikmah tampil bareng dengan Vira Kdi dan Ika Kdi, diiringi Nuansa Band dari Makassar. Saat rombongan balik ke Makassar dengan perahu motor, siangnya, tiba-tiba saja cuaca mendung kemudian awan gelap dan muncul angin kencang disertai hujan lebat. Perahu motor terhempas dan sesekali oleng. Situasi betul-betul tegang, ada yang berteriak histeris, ada yang menangis dan seruan-seruan Allahu Akbar, Subhanallah, Lailaha ilallah bersahut-sahutan. “Puncaknya, Hikmah menangis dan di benak aku terngiang, mungkin inilah akhir dari segalanya. Aku tegang banget waktu itu. Namun, Yang Maha Kuasa masih melindungi kita hingga selamat,” tutur Hikmah.

Baca Juga :  Titian Karier Hikmah Kdi (1) Berkat Doa Makbul Sang Nenek

Diberdayakan Menjadi MC

Titian Karier Hikmah Kdi (3) : Bahagia itu Sederhana, Syukur, Ikhlas dan Tak Mengharap Lebih

Dari kiri, Hikmah, Mama, Papa, Suci dan Amal, keluarga kecil Hikmah ketika berlibur (Foto: Dok. Keluarga),

Kini, Hikmah merupakan karyawan BUMN atau lebih riilnya, FO (Funding Officer) Bank BRI Makassar Ahmad Yani. Lantas bagaimana mensinkronkan tugasnya sebagai karyawan bank dan penyanyi. “Hikmah mengutamakan tugas pokok sebagai karyawan BUMN. Bila ada job menyanyi pada hari kerja, Hikmah harus minta izin atau cuti ke atasan,” kilahnya.

Selama ini, urainya, bisa berjalan seiring karena antara Hikmah dan pihak bank tempat bekerja katakanlah saling mengisi atau melengkapi. Khususnya bila ada acara khusus yang memerlukan artis penyanyi, kebanyakan tidak perlu lagi mengundang artis dari luar. Bahkan, setahun terakhir ini diberikan lagi job lain, yakni Hikmah diberdayakan menjadi MC (Master of Ceremony), apalagi kalau ada tamu dari pusat. “Intinya, bisalah berjalan seiring, yang penting tugas pokok diutamakan dan bila ada bengkalai tugas pasca izin atau cuti, harus diselesaikan dengan kerja ekstra atau lembur,” jelasnya.

Disinggung soal asmara dan rencananya untuk menikah, Hikmah menjawab santai. “Nikah dan berumah tangga yang bahagia itu harapan semua orang yang belum nikah. Namun, semua itu ditentukan yang di Atas,” hematnya. Terkait dengan itu, imbuhnya, Hikmah ingin mengutip nasehat Prof DR HM Quraish Shihab ketika putrinya Najwa Shihab dipecat dalam acara Talk Shaw Mata Najwa sebuah stasion televisi.

Baca Juga :  Dalam Nahkoda H.Paluseri Desa Paria Pinrang Lebih Baik.

Quraish Shihab mènulis, boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan. Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat. Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui dan engkau tidak mengetahui. “Nasehat HM Quraish Shihab itu amat bijak dan patut dipegang teguh,” kunci Hikmah.

Mengakhiri obrolan, Hikmah ingin berbagi prinsip. “Kunci kebahagiam itu sederhana. Hanya bersyukur, ikhlas, dan tak mengharap lebih,” pungkasnya.

Short Identity (SI)

Nama : Hikmah Muin L.O

Sapaan : Imma

Alamat : Jl Ir Sutami No. 62 Makassar

Alamat Jakarta : Kompleks Permata Hijau No.73 Cidodol Jakarta Selatan.

Profesi : FO (Funding Officer) Bank BRI Makassar Ahmad Yani.

Profesi Plus : Artis Kdi

Motto : Bahagia itu sederhana, syukur, ikhlas dan tak mengharap lebih.

Obsesi : Berupaya untuk berarti dan bermanfaat.

Prestasi : – Juara Lomba Lagu Daerah

– Juara Lomba Lagu Pop

– Juara Lomba Lagu Perjuangan

– The Best Vocal Festival Rock

– Finalis Akademi Fantasi Indosiar

– Finalis Kontes Dangdut Indonesia

– Dsb.

Kontak: Hikmah Management

Ponsel/WA: 081355839169 – 081355632792.

email: hikmahkdi_5@gmail.com

Instagram: hikmah_kdi_5

Facebook: Hikmah Kdi

Youtube Channel: Hikmah Kdi_5

Titian Karier Hikmah Kdi (3) : Bahagia itu Sederhana, Syukur, Ikhlas dan Tak Mengharap Lebih

Hikmah dan keluarga ketika berwisata kuliner (Foto: Dok. Keluarga).

Comment