PINRANG, MERPOS – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qur’an Alauddin, Pakoro, Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang. Sabtu (18/4/2026), puluhan pasang mata menyaksikan momen bersejarah dalam perhelatan Wisuda Santri Tahfidz Al Qur’an.
Acara ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan bukti nyata dedikasi santri dalam menjaga kemurnian kalam Ilahi di bumi Lasinrang. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat setempat, jajaran ustadz dan ustadzah, serta para orang tua santri yang tak mampu menyembunyikan rasa bangganya.
Ketua Ponpes Al Qur’an Alauddin, Ustadz Ridho mengungkapkan bahwa, wisuda kali ini difokuskan pada pengukuhan hafalan santri dalam tiga kategori tingkatan juz, yakni Juz 30, 29, dan 28. Rincian santri yang berhasil menyelesaikan target hafalannya adalah sebagai berikut:
• Juz 30: 4 Santri
• Juz 29: 4 Santri
• Juz 28: 3 Santri
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas keteguhan para santri dalam menamatkan hafalan mereka. Kami berharap, ini menjadi langkah awal yang kokoh bagi mereka, untuk terus melaju ke tingkatan yang lebih tinggi,” ujar Ridho di sela-sela acara.
Meski jumlah wisudawan kali ini terbilang eksklusif, Ridho menekankan bahwa fokus utama pesantren bukan sekadar kuantitas, melainkan kualitas bacaan dan kekuatan hafalan (mutqin).
“Semoga ke depannya kualitas hafalan para santri bisa terus ditingkatkan. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya hafal secara lisan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Kehadiran para tokoh masyarakat dan orang tua dalam acara ini juga menjadi sinyal kuat, adanya dukungan penuh terhadap eksistensi pendidikan berbasis agama di Desa Massewae, guna membenteng generasi muda dengan akhlakul karimah. NASRI NONA/IRJAS








