PAREPARE, MNC – Pelaksanaan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi Bersertifikasi Standar Nasional bagi anggota Dharma Wanita Persatuan, dan warga binaan Lapas IIA Parepare, di Lembaga pemasyarakatan Parepare, Selasa (14/11/2023)
Dengan program Mobile Training Unit (MTU) Kejuruan Teknologi Pengolahan Pertanian Sub Kejuruan pembuatan roti dan kue, kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Lapas IIA Parepare, dengan Balai Pelatihan Vokasi Dan Produktifitas Pangkajene dan Kepulauan.
Sebanyak 6 orang anggota Dharma Wanita Persatuan Lapas IIA Parepare, dan 10 orang warga binaan Lapas IIA Parepare berkesempatan mengikuti pelatihan.
Pelatihan dilaksanakan selama 15 hari kalender kerja, mulai tanggal 9-29 November 2023.
Sebagai pemateri di hari ke empat, Hj.Hasnah dan Sukri. Peserta pelatihan diberikan materi secara teori, sesuai dengan modul yang telah disiapkan oleh BPVP Pangkep.

Pelatihan Berbasis Kompetensi atau disingkat dengan PBK, merupakan pelatihan kerja yang diarahkan secara spesifik kepada pencapaian hasil/outcome/kemampuan peserta, yang sesuai standar kinerja.
Turut hadir petugas pendampingan selama pelatihan dari Lapas IIA Parepare Abdullah, S.Pd, MH (Kepala Seksi Kegiatan Kerja), Syamsul Alam, SH, MH (Kasubsi Sarana Kerja) dan Idham Chalid.
Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, Amd.IP, SH menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian Kepala BPVP Pangkep Sudarsono, SE. Sehingga tahun Anggaran 2023 diberi 2 Paket kegiatan pelatihan berbasis kompetensi ini.
Untuk itu tak henti- hentinya Kalapas IIA Parepare, menghaturkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, “Semoga tahun anggaran 2024 Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas IIA Parepare, masih berkesempatan untuk diberikan paket kegiatan pelatihan berbasis kompetensi kembali,” ujarnya.(ANDI HERDIS/MERPOS)








